Pengertian Bahasa Pemrograman JavaScript

Pengertian Bahasa Pemrograman JavaScript Perusahaan IOT Indonesia

Apa Itu Javascript?

JavaScript merupakan bahasa pemrograman yang sering digunakan untuk mengembangkan aplikasi web interaktif. Pada saat pengembangan website JavaScript sangat memerlukan yang namanya HTML dan CSS. Sebab ketiga elemen tersebut saling berkaitan satu sama lain. Bila diibaratkan, penerapan ketiga elemen tersebut seperti sebuah rumah, dimana setiap komponen memainkan peran pentingnya masing-masing.  Berikut penjelasan detail mengenai hubungan antara HTML, CSS, dan JavaScript dalam analogi rumah:

HTML: merupakan bahasa markup yang digunakan untuk membuat struktur halaman web. Jadi, HTML dapat diibaratkan sebagai struktur dari sebuah rumah, seperti dinding, lantai dan atap.

CSS: bahasa stylesheet yang digunakan untuk mempercantik tampilan halaman web. Analoginya, CSS dapat diibaratkan sebagai penampilan dari sebuah rumah, seperti warna dinding, pintu, jendela, dan sebagainya. 

JavaScript: merupakan bahasa pemrograman yang digunakan untuk menambahkan interaktivitas dan fungsionalitas pada halaman web. JavaScript dapat diibaratkan sebagai fungsionalitas dari sebuah rumah, seperti lampu, AC, kipas, dan lain-lain. 
 

Sejarah Javascript

JavaScript pertama kali diperkenalkan pada tahun 1995 oleh Brendan Eich saat ia bekerja di Netscape.. Awalnya, ia diberikan sebuah proyek untuk membuat sebuah bahasa scripting yang dapat diterapkan pada browser.Awalnya JavaScript bernama mocha, lalu sempat diubah menjadi LiveScript dan pada akhirnya ditetapkan menjadi JavaScript. Pada awalnya versi pertama JavaScript hanya terbatas untuk kalangan Netscape. Namun, setelah dikembangkan oleh para developer selama satu tahun, akhirnya JavaScript secara resmi disebut sebagai ECMAScript. JavaScript pun kian berkembang hingga pada tahun 2016, sebanyak 92% website mulai. menggunakan JavaScript. Hal ini membuat website menjadi lebih menarik, sehingga dapat menarik para pengunjung.


Mengapa harus pakai JavaScript?

Penting bagi pemula untuk memilih bahasa pemrograman yang dirasa menyenangkan dan mudah untuk dipelajari. Selain itu, dengan mempelajari JavaScript kamu juga berkemungkinan dapat bekerja di salah satu perusahaan seperti facebook, Linkedin, Trello, Medium, bahkan Google. Mengapa demikian? Sebab banyak perusahaan global yang sudah mulai mengimplementasikan JavaScript sebagai bahasa pemrograman mereka. 


Perbedaan Java dan JavaScript

Perbedaan antara Java dan JavaScript adalah, Java merupakan bahasa pemrograman, sedangkan JavaScript merupakan scripting language. Lalu apa bedanya scripting language dengan bahasa pemrograman? Sederhananya bahasa scripting biasa digunakan untuk memanipulasi, menyesuaikan, dan mengotomatiskan apa yang sudah ada di sistem. Sedangkan bahasa pemrograman digunakan untuk membuat program dari nol. 


Cara Kerja JavaScript 

Perlu diketahui penulisan kode pada JavaScript ternyata bisa dibuat hanya dalam satu halaman HTML, sehingga ketika halaman dibuka maka kode akan berjalan secara otomatis. Namun, kode bahasa pemrograman ini juga dapat dibuat di dalam file terpisah dengan menggunakan ekstensi .js. 
Selanjutnya, untuk cara kerja Javascript sendiri sebenarnya hampir sama dengan Java atau C#. Namun yang membedakan ialah JavaScript bekerja secara non blocking. Artinya, apabila program sedang berjalan maka program tersebut tidak akan berhenti pada satu proses saja karena sistem akan terus berjalan dan menyiapkan perintah selanjutnya. 


Fungsi JavaScript

Sebenarnya JavaScript bisa digunakan untuk apa aja, sih? Berikut merupakan hal-hal yang dapat kamu lakukan menggunakan JavaScript.

Membuat Website Interaktif
Apabila kamu sedang merintis sebuah platform untuk bisnis online, maka JavaScript mungkin bisa kamu gunakan sebab kamu dapat membuat website dengan konten yang dinamis, sehingga website dapat berinteraksi dengan pengunjung. 

Membuat Games Berbasis Web
Kamu pasti pernah kan bermain game online dari browser? Nah, ternyata pembuatan game berbasis web ini bisa dilakukan menggunakan JavaScript loh! Dengan didukung framework khusus seperti Panda.js dan Playground,js kamu sudah bisa menciptakan game berbasis web yang kamu inginkan.

Menjalankan Web Server
Semenjak hadirnya Node.js, kini JavaScript mampu digunakan sebagai web server. Misalnya digunakan untuk mengembangkan back-end (server), console, program desktop, mobile, game, dan lain sebagainya.


Kelebihan JavaScript

1. Mudah dipelajari
JavaScript termasuk bahasa pemrograman yang mudah dipelajari. Sebab,  penulisan kodenya yang cukup ringkas sehingga mudah untuk dimengerti bagi pemula. Sebagai contoh, berikut perbandingan penulisan sintaks pada JavaScript dengan beberapa bahasa pemrograman lainnya untuk menampilkan “Hello World!”

C++
[sourcecode lang=”c”] #include <iostream>
int main()
{
std::cout << “Hello, world!\n”;
return 0;
}
[/sourcecode]

Java
[sourcecode lang=”Java”] class HelloWorldApp {
public static void main(String[] args) {
System.out.println(“Hello World!”);
}
}
[/sourcecode]

JavaScript
[sourcecode lang=”js”] console.log(“Hello World!”);
[/sourcecode]

2. Fleksibel
Meski pemanfaatan utamanya pada sisi frontend, dengan memanfaatkan node.js, ternyata JavaScript juga bisa digunakan untuk mengembangkan berbagai macam software seperti server, aplikasi mobile dan desktop, game, dll.

3. Cross-platform
JavaScript bisa diimplementasikan di berbagai sistem operasi sehingga hal ini membuat developer dapat membuat aplikasi yang dapat diakses melalui browser, desktop, bahkan di smartphone.

4. Populer
salah satu alasan JavaScript banyak digandrungi oleh developer yaitu banyaknya komunitas yang mendukung bahasa pemrograman ini. Hal ini menyebabkan banyaknya dokumen dan tutorial yang dapat diakses sehingga dapat membantu orang yang ingin mempelajari bahasa pemrograman ini. Selain itu, dengan banyaknya komunitas yang ada kamu akan lebih terbantu apabila sedang mencari solusi dalam memperbaiki bug. 

5. Server Lebih Ringan
ketika pengunjung mengakses website browser tidak langsung menampilkan halaman website. Namun website akan memproses tampilan halaman apabila script sudah terunduh pada perangkat klien. Bila dilihat dari sisi server proses kerja ini dinilai cukup efisien  Sebab, cara kerjanya yang bersifat non-blocking atau prosesnya yang  tidak akan berhenti satu proses saja. Bahkan, dapat dilakukan bersamaan.


Kekurangan JavaScript 

1. Keamanan
Keamanan pada JavaScript bisa dibilang menjadi salah satu kelemahannya. Hal ini dikarenakan kemampuan enkripsi pada bahasa pemrogramanan ini terbilang masih rendah.

2. Memiliki Keterbatasan Objek
Dikarenakan dalam JavaScript penulisan kodenya cukup sederhana, maka hal ini pun mempengaruhi fitur yang dimilikinya.Salah satunya yaitu keterbatasan objek.

3. Bukan untuk Pengembangan Standalone App
Berbeda dengan C++ atau Java yang bisa di-compile lalu menjadi sebuah aplikasi dengan bahasa itu sendiri. Penggunaan JavaScript harus didukung dengan bahasa lain seperti HTML agar dapat berjalan dengan sempurna.


Tools yang Dipakai untuk Belajar JavaScript

Nah, apabila kamu tertarik mempelajari JavaScript, berikut beberapa aplikasi yang dibutuhkan untuk memulai belajar JavaScript: 

Teks editor: Visual Studio Code,  Notepad++, Atom, Sublime.
Browser: Google Chrome, Firefox, Opera, Safari dan lain sebagainya.
Web server: Kombinasikan JavaScript dengan HTML atau PHP agar kode program dapat berjalan.


Kesimpulan

Bagaimana, apakah sekarang kamu sudah lebih paham tentang JavaScript? Jadi pada dasarnya Javascript adalah bahasa pemrograman (lebih tepatnya bahasa penulisan skrip) berbasis objek, umumnya digunakan untuk membuat halaman web interaktif. Sedangkan Java merupakan salah satu bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat program dari nol. Semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu Anda dalam memahami JavaScript beserta fungsinya.





 

Artikel Terbaru