Implementasi Internet of Things (IoT) di Berbagai Bidang

Implementasi Internet of Things (IoT) di Berbagai Bidang Perusahaan IOT Indonesia

Pengertian 

Secara singkat, Internet of Things merupakan konsep program yang memungkinkan sebuah objek (physical device) dapat melakukan transmisi atau mengirimkan sebuah data melalui jaringan internet tanpa bantuan manusia maupun perangkat komputer. 

Istilah IoT  ini pertama kali dikemukakan oleh Kevin Ashton. Ia merupakan seorang Direktur Auto IDCentre dari MIT. Ashton menyebutkan bahwa perkembangan IoT mungkin saja memiliki potensi yang cukup besar dalam dunia teknologi seperti yang pernah dilakukan oleh Internet.
 

Unsur Internet of Things

Beberapa unsur dari Internet of Things diantaranya sebagai berikut:
 

1. Artificial Intelligence

Artificial intelligence atau yang biasa kita kenal sebagai kecerdasan buatan adalah suatu penemuan yang sangat berguna  karena teknologi ini memiliki kemampuan untuk ‘berpikir’ sehingga lahirnya konsep smart dalam sebuah teknologi. Teknologi ini dapat  secara otomatis mengumpulkan berbagai data serta dapat mengembangkan algoritmanya sendiri. Sehingga alat yang menggunakan teknologi ini dapat Melaksanakan aktivitas tanpa harus menunggu adanya perintah dari pengguna tersebut.

 

2. Konektivitas

Dalam setiap perangkat IoT, terdapat beberapa perangkat kecil di mana setiap sistem akan terhubung dengan jaringan. Keterhubungan inilah yang akan menciptakan sebuah kinerja yang lebih efisien.

 

3. Sensor

Bisa dikatakan jika sensor menjadi salah satu pembeda antara perangkat IoT dengan perangkat lainnya. Hal tersebut membuat  perangkat yang sebelumnya cenderung pasif akan menjadi aktif dengan integrasi hal-hal lainnya.

Dilihat dari poin diatas, kita bisa mengetahui jika teknologi IoT memiliki beberapa unsur penting yang membuat teknologi ini dapat bekerja dengan lebih baik dan efisien.

 

Cara Kerja Internet of Things

Secara singkat, IoT akan bekerja dengan cara memanfaatkan argumentasi dari pemrograman. Setiap argumentasi tersebut akan menghasilkan interaksi antar mesin yang sebelumnya sudah terhubung. Selain itu, internet memiliki peran yang sangat penting dikarenakan internet akan menjadi penghubung utama dari interaksi kedua mesin tersebut. Artinya, dalam hal ini, tidak ada campur tangan dari manusia sedikitpun. 

Lantas, apa peran manusia dalam perangkat Internet of Things ini? manusia bisa dikatakan memiliki peran yang tidak terlalu signifikan. Peran utama manusia dalam perangkat Internet of Things ini adalah sebagai pengatur serta pengawas dari perangkat tersebut. 

Hanya saja, pengembangan terhadap teknologi IoT ini juga memiliki kesulitan yang cukup besar. Salah satu kesulitan tersebut adalah bagaimana caranya agar dapat menyusun jaringan tersebut supaya  diharapkan dapat bekerja secara otomatis. Hal ini yang menyebabkan mahalnya biaya yang diperlukan dalam pengembangan sistem Internet of Things

 

Contoh Penerapan Internet of Things (IoT)

Bisa dikatakan bahwa dengan kemunculan Internet of Things ini telah memberikan impact yang cukup signifikan di berbagai bidang. Adapun beberapa contoh penerapan Internet of Things di beberapa sektor, diantaranya: 
 

1. Pertanian

Dalam sektor pertanian, teknologi Internet of Things ini  dapat digunakan dalam berbagai hal. Misalnya, penerapan IoT dapat membantu para petani untuk mengumpulkan data  terkait suhu, curah hujan, kecepatan angin, kelembaban udara, serangan hama dan lainnya.Tidak hanya itu, penerapan IoT ini dapat dijadikan sebagai petunjuk ketika akan mengambil keputusan. Tentu saja, pengambilan keputusan ini didasarkan pada informasi yang ada dengan tujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas pertanian serta meminimalisir resiko kegagalan panen.
 

2. Transportasi

Salah satu contoh penerapan IoT pada sektor transportasi adalah penggunaan sistem detektor pada mobil. Sistem ini biasanya berbentuk kamera kecil dan tertanam pada body mobil. Selain itu, sistem ini juga dilengkapi dengan sensor ping yang digunakan sebagai alat untuk mendeteksi jarak kendaraan dengan bidang lain. Adapun sebuah proyek dimana mobil dapat berjalan sendiri sesuai dengan prosedur dan terprogram dengan baik. Namun sayangnya, mobil ini masih dalam tahap uji coba, sehingga mobil ini belum bisa digunakan secara umum.

 

3. Pendidikan

Dalam setiap lembaga pendidikan, para guru pasti memiliki sistem pembelajarannya sendiri. Namun, belum tentu setiap siswa akan suka dengan metode pembelajaran tersebut. Sebab, mungkin mereka merasa bahwa metode tersebut terlalu boring ataupun membosankan. Maka dari itu, para guru diharapkan agar dapat memanfaatkan teknologi yang sudah ada. Contohnya Banyak buku teks yang telah digabungkan ke situs berbasis web yang menggabungkan silabus dan  video animasi kedalam sebuah materi. Dengan adanya ini teknologi ini diharapkan dapat membantu para guru dalam proses pembelajaran. Selain itu, dengan menerapkan metode ini, setidaknya dapat memberikan perspektif yang lebih luas kepada siswa dalam memperoleh hal-hal baru dengan pemahaman dan interaksi yang lebih baik. 

 

4. Manufaktur

Penggunaan teknologi IoT telah memberikan impact yang lumayan besar bagi dunia industri. Salah satunya pada sektor manufaktur. Pada sektor ini, hadirnya teknologi IoT telah menyediakan fitur-fitur canggih yang memungkinkan produsen dapat meningkatkan pendapatan. Meskipun begitu, sebagian besar peningkatan jumlah pendapatan tergantung pada produksi bisnis. Namun dengan mengintegrasikan teknologi IoT, setidaknya dapat membantu peningkatan produksi dan kualitas produk secara signifikan sehingga akan berdampak pada pendapatan.

 

5. Lingkungan

Implementasi teknologi IoT juga telah diterapkan pada aspek lingkungan. Hal ini diakibatkan karena tantangan kritis bagi umat manusia saat ini tidak menentu yaitu perubahan iklim. Memburuknya kondisi cuaca dan suhu membuat beberapa negara mengalami frekuensi pemadaman listrik yang lebih tinggi dan lebih lama. Sehingga demi mengatasi hal tersebut, IoT menghadirkan alat yang dapat membantu pemantauan data tentang kualitas udara, air, bahkan kondisi atmosfer sekalipun. Sehingga dengan adanya alat tersebut kita dapat memprediksi bencana yang akan datang. 

 

6. Energi

Salah satu contoh  yang sering kita jumpai dari penerapan Internet of Things di bidang energi paling penerapan sensor gerak dan sensor cahaya pada lampu jalan. Sensor ini memungkinkan lampu hanya akan menyala apabila terdapat pergerakan di sekitarnya dan begitu pula sebaliknya. Selain lampu, penerapan IoT juga bisa kamu temukan dalam perangkat Smart Home. Jadi kamu dapat mengontrol seluruh perangkat yang ada dirumah selama ponsel kamu terhubung dengan koneksi internet. 

 

Manfaat internet of things dalam Industri 

Berikut merupakan manfaat Internet of Things dalam industri.

 

1. Pemeliharaan Prediktif

Penerapan teknologi IoT dalam bidang industri memungkinkan pemilik dapat mengetahui serta mengantisipasi mana yang harus diperbaiki dan mana yang harus diganti.

 

2. Meningkatkan Keamanan dan Produktivitas

Teknologi IoT dapat memberikan data waktu nyata terkait situasi di perusahaan. Data tersebut biasanya berisikan kualitas udara di sekitar, frekuensi penyakit di suatu perusahaan dan lainnya. Dengan adanya data tersebut, setidaknya pekerja dapat terhindar dari kecelakaan. 
 

3. Meningkatkan efektivitas monitoring kegiatan

Dengan menerapkan internet of things, pemilik akan lebih terbantu saat mengontrol dan monitoring sebuah pekerjaan. Selain itu, teknologi ini juga dapat memberikan rekomendasi atau saran sehingga memudahkan pemilik saat akan mengambil tindakan selanjutnya.

 

Kesimpulan 

Sebagaimana diketahui, munculnya IoT adalah salah satu bentuk nyata dari perkembangan teknologi saat ini. Dengan hadirnya teknologi IoT tersebut, diharapkan nantinya akan banyak memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan manusia.



 

Artikel Terbaru