Dengan Smart Street Lighting System, Perjalanan Anda Menjadi Lebih Nyaman

Dengan Smart Street Lighting System, Perjalanan Anda Menjadi Lebih Nyaman Perusahaan IOT Indonesia

Lampu Jalan Pintar merupakan salah satu infrastruktur yang mendukung kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan di malam hari. Di Indonesia sendiri, hanya kota-kota besar saja yang sudah mulai mencoba menerapkannya, oleh sebab itu hal ini masih tergolong baru. Namun, di  kota-kota luar negeri seperti Roma, Milan, Oslo dan banyak lagi, penerapan lampu jalan cerdas atau smart street lighting system ini sudah tidak asing lagi.
 

Apa Itu Smart Street Lighting System?

 
Smart Street Lighting System merupakan penerapan dari IoT atau Internet of Things. IoT adalah sebuah konsep di mana internet dapat terhubung dengan suatu benda sehingga benda tersebut dapat dikontrol atau digunakan dengan perangkat nirkabel.

Smart Street Lighting System ini dikendalikan dari ruang kontrol yang berlokasi di titik yang telah ditentukan, biasanya ruang kontrol tersebut berlokasi di pusat kota dan dapat memonitor hingga ribuan unit lampu wilayah tersebut selama 24 jam secara real-time. Terdapat Enam operator bertugas 24 jam sehari, dengan dua operator di setiap ruang shift.
 
Smart Street Lighting System dapat dihidupkan dan dimatikan dengan kendali dari ruang kontrol sehingga lebih efisien dibandingkan dengan cara pengoperasian manual. Apabila ada lampu yang padam karena kerusakan, maka akan muncul notifikasi di layar ruang kendali agar operator ruang kendali dapat memberikan perintah kerja kepada pekerja lapangan yang bertugas untuk segera diperbaiki. Notifikasi tersebut dapat menunjukkan lokasi lampu yang padam, jenis lampu, dan nomor token. Jika lampu telah diperbaiki, anda juga akan menerima pesan bahwa lampu telah berfungsi normal.
 
Sistem ini juga bisa dinyalakan dan dimatikan tepat waktu sehingga dapat menghemat listrik serta biaya yang digunakan karena lampu, serta untuk daerah yang aktivitasnya minim pada malam hari, petugas dapat menurunkan pencahayaan serta penggunaan daya.
 
Sedangkan untuk jenis lampunya sendiri, lampu LED SS tahan lama karena dapat bertahan hingga 50 ribu jam atau sekitar 12 tahun. Jenis daya lampu ini menyesuaikan dengan kondisi jalan. Misalnya untuk jalan utama menggunakan daya listrik 200 watt, untuk jalan penghubung menggunakan 120 watt, jalan lingkungan  menggunakan 90 watt, dan untuk gang  menggunakan 40 watt.
 
Smart Street Lighting System merupakan penerapan smart city di Jakarta karena memanfaatkan teknologi terkini untuk mengurangi bahkan mengatasi berbagai permasalahan ibukota.
 

Penggunaan Smart Street Lighting System untuk Penggunaan Smart City

 
Sebelum digunakan sebagai penerangan rumah hunian, penggunaan smart street lighting system sudah lebih dulu digunakan untuk penerangan jalan umum. Penerapan smart lighting ini bisa anda lihat di jalanan ibukota. Karena hampir seluruh lampu jalanan di Jakarta telah menggunakan sistem penerangan pintar.

Sistem penerangan pintar ini juga menjadi bagian dari pengembangan smart city. Biasanya, jenis lampu yang digunakan pada sistem ini adalah jenis Light Emitting Diode Smart System (LED SS). Dengan penggunaan smart LED pada lampu jalan, memberikan kemudahan kepada  petugas sehingga penerangan menjadi lebih terkendali. Selain itu, menggunakan lampu LED memberikan solusi ekonomis untuk penerangan jalan/kawasan yang memiliki kualitas penerangan setara dengan lampu konvensional yang masih banyak digunakan, namun mengkonsumsi energi listrik jauh lebih kecil.
 

Manfaat Penggunaan Smart Street Lighting untuk Smart City


Penggantian sistem lampu jalan menjadi Smart Street Lighting System tentu saja bukannya tanpa alasan. Ada beberapa manfaat dan keunggulan penggunaan smart street lighting system pada lampu jalanan. Di antaranya :
 
1. Menghemat Listrik dan Anggaran
 
Penerangan cerdas yang digunakan pada sistem ini membutuhkan listrik yang lebih rendah. Khususnya jika dibandingkan dengan penggunaan lampu jalan biasa. Karena biaya listrik yang dibutuhkan lebih rendah, maka anggaran atau biaya yang digunakan juga akan lebih hemat.
 
2. Efisiensi Kerja dan Kemudahan Kontrol
 
Smart street lighting system pada smart city dilakukan dari ruang kontrol yang berada di kantor Suku Dinas (Sudin) setempat. Beberapa petugas bekerja secara bergiliran di ruang kontrol. Oleh karena itu, kontrol penuh berjalan sepanjang waktu. Petugas bertanggung jawab menyalakan dan mematikan lampu sesuai jadwal yang telah ditentukan. Metode ini membuat sistem kerja lebih efisien dan lebih mudah daripada operasi manual.
 
3. Tindakan Penanggulangan Masalah yang Lebih Baik
 
Begitu lampu mengalami gangguan, notifikasi akan muncul di layar monitor yang terdapat di ruang kontrol. Notifikasi tersebut juga menunjukkan lokasi lampu yang padam, jenis lampu, dan nomor token lampu. Selanjutnya, petugas di ruang kontrol akan menginformasikan kepada petugas di lapangan. Sehingga perbaikan dapat bisa segera dilakukan tanpa harus menunggu waktu lama.
Ketika perbaikan selesai, anda akan melihat pemberitahuan lagi di layar monitor anda. Memungkinkan petugas ruang kontrol untuk mengetahui apakah lampu yang bermasalah telah diperbaiki dan berfungsi dengan baik lagi.
 
4. Lebih Mudah Menyesuaikan Daya Lampu dengan Kebutuhan
 
Smart system pada smart lighting pada lampu jalanan juga membantu petugas menyesuaikan daya lampu dengan kebutuhan di lapangan. Lampu pada jalan utama biasanya menggunakan lampu 200 watt. Dan jalan penghubung menggunakan lampu 120 watt. Jalan lingkungan membutuhkan daya yang lebih rendah yaitu sekitar 90 watt. Dan jalan gang biasanya hanya mengkonsumsi daya 40 watt.
 
Selain itu, petugas dapat mengatur daya dan jumlah lampu yang menyala sesuai kebutuhan. Misalnya, jalan dengan aktivitas yang minim bisa menggunakan daya lampu yang lebih rendah.
 

Fungsi Smart Street Lighting System

 
Lampu jalan cerdas biasanya dipasang di kiri, kanan, atau di tengah jalan sesuai dengan kebutuhan di jalan tersebut. Fungsinya sendiri sangat penting bagi pengguna jalan yaitu :
 
- Memberikan kontras antara objek dan permukaan jalan
- Membantu navigasi para pengguna jalan
- Meningkatkan keselamatan & kenyamanan para pengguna jalan, khususnya pada malam hari
- Memberikan kontribusi pada keamanan & keindahan lingkungan
 
Dengan pentingnya fungsi penerangan jalan disertai dengan kemajuan teknologi di bidang pencahayaan membuat penerangan lampu jalan juga mengalami inovasi. Salah satu kemajuan di bidang pencahayaan adalah dengan penggunaan smart lamp. Penggunaan smart lamp biasanya terintegrasi melalui konektivitas jaringan, baik jaringan LAN, Wi-Fi ataupun Bluetooth.  Untuk bisa mengendalikan penggunaan lampu dari jarak jauh, anda dapat mengunduh aplikasi pada gadget atau smartphone.
 

Cara Kerja Smart LED System Pada Penerangan Jalan Umum

 
Cara kerja smart LED system pada penerangan jalan sendiri menggunakan sistem interkoneksi & komunikasi yang dapat diatur secara terpusat dengan perangkat lunak cerdas (smart lighting system) misalnya menggunakan koneksi dengan WiFi maupun LiFi.
 
Sistem tersebut memiliki kemampuan untuk melakukan kontrol berupa :
 
- Intensitas pencahayaan
- Konsumsi daya listrik
- Kinerja kerja perangka
- Kendali jarak jauh
- Pencatatan data lingkungan
- Kerusakan lampu penerangan
 
Untuk di Indonesia sendiri berdasarkan data Balitbang ESDM, system smart lighting yang digunakan dapat diintegrasikan dengan webcam untuk menjaga keamanan lingkungan atau sekedar memantau kondisi lalu lintas secara real time.
 
Komunikasi data antar lampu menggunakan teknologi power line communications (PLCs) sementara komunikasi data sistem utama dengan pengelola street lighting system dilakukan melalui jaringan internet melalui modem global system for mobile communication (GSM) yang dipasang.
 
Dengan sistem yang ada ini sangat membantu petugas dalam melakukan monitoring kinerja lampu penerangan jalan umum.
 

Kelebihan Menggunakan Smart Street Lighting System


Dalam implementasinya Smart Street Lighting System ini memiliki kelebihan-kelebihan seperti berikut ini.
 
- Smart street lighting system akan memberikan kendali penuh terhadap lampu-lampu jalan mulai dari memantau kondisi lampu jalan secara real time hingga mengendalikan pemakaian dayanya. Selain itu sistem akan memberikan notifikasi secara otomatis kepada petugas lapangan melalui short message service (SMS) jika terjadi kerusakan pada lampu jalan.
Hal ini akan menghemat waktu dan biaya dibandingkan skema saat ini yaitu mengharuskan petugas lapangan berkeliling melihat kondisi lampu setiap harinya atau menunggu laporan dari warga.
 
- Saat kondisi jalan sepi dan jumlah kendaraan yang melintas sedikit, sistem mampu meredupkan tingkat penerangan lampu sehingga dapat mengurangi pemakaian daya listrik. Sebelumnya saat masih menggunakan konvensional petugas masih menggunakan cara seperti berkeliling ke semua lampu jalan untuk memastikan lampu masih beroperasi dengan baik atau tidak. Cara ini jelas tidak efisien dan memakan biaya transportasi. Tetapi dengan smart street lighting system hal ini bisa dihindari dan kinerja petugas menjadi mudah.
 
- Hal lain yang sudah pasti menguntungkan saat menggunakan smart street lighting system adalah pemakaian listrik yang semakin efisien. Berdasarkan data Balitbang ESDM jika sistem penerangan ini diatur untuk meredupkan lampu jalan pada 23.00 – 04.30 WIB akan membuat pemakaian daya menjadi berkurang sampai 30%. Apabila skema ini diterapkan pada seluruh penerangan jalan umum yang ada di DKI Jakarta, estimasi penghematan energi mencapai 183 GWh per tahun atau sebesar 169,78 miliar rupiah per tahun. Investasi yang dibutuhkan adalah sebesar 1,7 juta rupiah per unit dengan syarat lampu penerangan jalan sudah menggunakan lampu ballast elektronik.
 
- Dengan metode konvensional, intensitas pencahayaan lampu tidak bisa diatur sehingga lampu akan terus menyala dengan terang.
 
- Kelebihan lain yang ditawarkan sistem ini adalah mampu mendeteksi pencurian listrik di jaringan penerangan.
 
- Smart kWh meter yang dipasang di sistem utama dan di setiap tiang lampu akan melaporkan pemakaian energinya secara real time. Pada saat terjadi perbedaan data yang diterima sistem utama dengan penjumlahan data dari setiap tiang lampu, maka sistem melaporkan lokasi kebocoran listrik pada petugas.
 
Untuk sumber energi dari lampu penerangan ini bisa menggunakan solar panel sebagai sumber energi. Dimana sistem akan memanfaatkan sinar cahaya matahari di siang hari yang sudah diubah menjadi energi dan akan digunakan di malam hari.
 
Dari segi efisiensi biaya listrik, kombinasi antara lampu cerdas dan solar panel merupakan kombinasi yang bagus. Di Indonesia, daerah yang pertama kali menerapkan sistem penerangan jalan pintar ini adalah Kota Jakarta yaitu di sepanjang jalan Kebun Sirih-Jakarta Pusat. Tentunya dengan hadirnya sistem penerangan jalan umum cerdas dalam penerapan smart city di Jakarta dengan memanfaatkan teknologi terbaru ini semoga dapat mengurangi bahkan mengatasi berbagai permasalahan di ibukota. Wah, keren banget ya! 
 
Semoga Smart Street Lighting System ini bisa segera diaplikasikan di banyak kota di Indonesia!
 
 
 

Artikel Terbaru