Ketahui Lebih Lanjut Tentang IOT dan M2M, Kenali Perbedaannya!

Ketahui Lebih Lanjut Tentang IOT dan M2M, Kenali Perbedaannya! Perusahaan IOT Indonesia

Teknologi perusahaan abad kedua puluh dua penuh dengan konsep baru untuk dipahami. Bidang jaringan perangkat jarak jauh telah berkembang sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir dan mungkin sulit untuk mengikuti konsep besar yang mendorong jaringan perangkat perusahaan ke depan. 

Apa yang ada di dalam sebuah perangkat elektronik itu penting, tetapi akhir-akhir ini, sama pentingnya bagaimana perangkat itu berkomunikasi dengan perangkat lain di dunia luar. Dua teknologi yang sering anda dengar saat membahas jaringan perangkat adalah M2M (machine-to-machine) dan IoT (Internet of Things). 

Dalam artikel ini, kita akan mendefinisikan M2M dan IoT, serta memeriksa cara utama dimana keduanya berbeda. Setelah anda memahami perbedaan antara keduanya, anda akan dapat mengidentifikasi mana yang dapat melayani aplikasi bisnis anda dengan lebih baik. 


Apa itu IoT (Internet of Things)?


Internet of Things adalah fase berikutnya dalam evolusi Internet untuk menghubungkan setiap perangkat, kendaraan, dan peralatan ke Internet, dengan sensor yang tertanam di hampir semua hal. Layanan IoT juga mencakup pengumpulan dan analisis data dari perangkat yang terhubung, memungkinkan perusahaan memperoleh wawasan tentang operasi mereka. Pasar IoT diperkirakan akan terus tumbuh seiring dengan meningkatnya tingkat adopsi aplikasi IoT.

IoT adalah infrastruktur jaringan yang menghubungkan objek ke Internet untuk mengirim dan menerima data. IoT adalah konsep terbaru di mana perangkat, aplikasi, sensor, dan aktuator terhubung melalui Internet. Jaringan IoT menghubungkan hal-hal seperti lampu jalan, meteran parkir, peralatan rumah tangga, dan bahkan pakaian dengan Internet. IoT memungkinkan perangkat untuk berkomunikasi satu sama lain dan bertukar data. Perangkat ini mengumpulkan informasi dari lingkungan mereka dan satu sama lain dan mengirimkannya ke jaringan. Data dapat diakses dari berbagai perangkat yang terhubung, termasuk ponsel, laptop, mobil, dan bahkan lemari es.


Apa Tujuan Utama IoT?


Tujuan utama IoT adalah untuk menciptakan lingkungan yang cerdas bagi pengguna. IoT membawa revolusi dalam proses manufaktur dan manajemen di berbagai sektor. Ini menyediakan cara baru untuk berinteraksi dengan objek di dunia nyata dengan menangkap data real-time dari mereka. Data ini dapat digunakan untuk memantau, melacak, dan mengontrol perangkat fisik.

Tujuan utama IoT adalah membuat hidup lebih mudah dan nyaman. Misalnya, IoT dapat membantu orang merawat hewan peliharaan mereka, membeli bahan makanan, dan melakukan banyak hal lainnya tanpa harus keluar rumah. Ini karena IoT memungkinkan pengguna untuk mengontrol perangkat dan peralatan tertentu dari jarak jauh.

IoT didefinisikan sebagai interkoneksi perangkat komputasi tertanam yang dapat diidentifikasi secara unik dalam infrastruktur Internet yang ada. Interkoneksi perangkat tertanam ini memungkinkan mereka untuk bertukar data satu sama lain dan dengan komputer tradisional untuk memungkinkan mereka dipantau dan dikendalikan dari jarak jauh. IoT diyakini memiliki potensi untuk menghubungkan orang, tempat, dan hal-hal dengan cara yang tidak mungkin dilakukan sebelumnya. Tujuan utama IoT adalah untuk mengembangkan masyarakat dengan menghubungkan semua teknologi untuk menciptakan dunia yang saling terhubung.


Apa itu M2M?


M2M adalah sistem yang memungkinkan mesin untuk berkomunikasi satu sama lain dengan manusia. Ini adalah perpanjangan dari Internet of Things (IoT) yang memungkinkan akses lebih mudah dan lebih langsung ke data dan fungsionalitas perangkat yang terhubung. M2M adalah teknologi standar untuk mengelola dan berbagi data dan fungsionalitas perangkat yang terhubung. Ini digunakan dalam aplikasi seperti pengukuran, otomatisasi, pelacakan dan penelusuran, perawatan kesehatan, dan banyak lainnya.

Komunikasi mesin-ke-mesin (M2M) adalah pertukaran informasi antar mesin. M2M adalah jaringan objek fisik yang mampu menangkap informasi tentang keadaannya, mengkomunikasikan informasi tersebut melalui jaringan tanpa memerlukan campur tangan manusia, dan menggunakan informasi tersebut untuk mengontrol perilaku operasionalnya. Bentuk paling umum dari komunikasi M2M adalah pertukaran data antara objek dalam konteks pengukuran utilitas, seperti meteran listrik pintar di rumah dan bisnis.


Apa Tujuan Utama M2M?


Tujuan utama komunikasi Mesin ke Mesin adalah untuk memungkinkan interaksi mesin ke mesin (M2M), yang telah diusulkan sebagai aplikasi khusus Internet of Things (IoT). Komunikasi M2M memungkinkan objek pintar untuk berkomunikasi satu sama lain tanpa campur tangan manusia. Misalnya, smart meter adalah perangkat independen yang mengukur konsumsi daya listrik secara real-time dan mengkomunikasikannya secara nirkabel ke utilitas listrik. Sistem smart meter dapat memberikan informasi kepada perusahaan utilitas tentang permintaan daya untuk area yang luas.

Komunikasi M2M adalah teknologi yang berkembang pesat dan diharapkan memiliki berbagai dampak langsung dan jangka panjang di semua bidang kehidupan. Komunikasi M2M sangat menjanjikan di bidang industri di mana ada peningkatan permintaan akan teknologi yang lebih efisien, lebih murah, dan lebih cepat. Penggunaan komunikasi M2M diharapkan dapat mengurangi biaya, waktu, dan konsumsi energi. Itu juga dapat meningkatkan keamanan, keandalan, dan kualitas.


Perbedaan Utama IOT dan M2M


Pertama, penting untuk diketahui bahwa IoT itu sendiri adalah bagian dari teknologi M2M. IoT melibatkan komunikasi antar mesin tanpa input manusia, menjadikannya sebagai bentuk komunikasi M2M. Namun, IoT memperluas kekuatan dan potensi teknologi M2M dengan cara baru. 

Perbedaan terbesar antara M2M dan IoT adalah bahwa sistem M2M menggunakan komunikasi point-to-point. Sementara itu, sistem IoT biasanya menempatkan perangkatnya dalam jaringan cloud global yang memungkinkan integrasi skala besar dan aplikasi yang lebih canggih. 

Skalabilitas adalah perbedaan utama lainnya antara M2M dan IoT. IoT dirancang agar sangat skalabel karena perangkat seringkali dapat ditambahkan ke jaringan dan diintegrasikan ke dalam sistem dengan sedikit kerumitan. Jaringan M2M juga bisa lebih sulit untuk diatur dan dipelihara, karena koneksi point-to-point baru harus dibuat untuk setiap perangkat.  

Istilah "IoT" juga biasanya mengacu pada perangkat nirkabel, sementara M2M mungkin melibatkan komunikasi nirkabel atau tidak. Sifat nirkabel dari sebagian besar perangkat IoT dapat menjadi kebaikan dan keburukan, karena membutuhkan lebih sedikit pemeliharaan teknologi seperti jaringan Ethernet tetapi mengalihkan beban ke jaringan WiFi , yang kurang dapat diandalkan dan memiliki masalah sendiri. 

Perbedaan lainnya antara kedua teknologi ini adalah :

1. Jenis Koneksi yang Digunakan

M2M
Komunikasi perangkat-ke-perangkat sederhana biasanya dalam perangkat lunak tertanam di situs klien.

IOT
Perangkat menggunakan jaringan IP untuk berkomunikasi.

2. Komunikasi

M2M
Komunikasi langsung antar mesin.
IOT
Otomatisasi sensor IoT.

3. Protokol Komunikasi Digunakan

M2M
Teknik teknologi komunikasi dan protokol tradisional.
IOT
Protokol Internet seperti HTTP, FTP dan Telnet.

4. Intelijen

M2M
Berbasis perangkat keras.
IOT
Berbasis perangkat keras dan perangkat lunak.

5. Berbagi Data

M2M
Berbagi data di antara pihak-pihak yang berkomunikasi saja.
IOT
Berbagi data antara aplikasi lain untuk meningkatkan pengalaman pengguna akhir.

6. Cakupan

M2M
Dikerjakan dalam sistem tertutup.
IOT
Terhubung ke jaringan yang lebih besar.

7. Open API Support

M2M
Tidak ada dukungan Open API Support.
IOT
Mendukung integrasi Open API Support.

8. Internet

M2M
Perangkat tidak bergantung pada koneksi internet.
IOT
Koneksi internet aktif diperlukan.


Dalam Membuat Keputusan Mana yang Lebih Cerdas ?

Apakah teknologi M2M atau IoT merupakan opsi yang lebih disukai untuk aplikasi anda? Jawaban untuk yang terakhir tergantung pada apa yang anda butuhkan dari teknologi komunikasi perangkat anda. Tidak ada solusi satu ukuran untuk semua dalam hal jaringan perangkat. Pilih opsi yang paling masuk akal untuk bisnis anda. 

Teknologi M2M mungkin menjadi pilihan yang lebih baik jika :
- Aplikasi anda memerlukan komunikasi point-to-point antar mesin
- Aplikasi anda memiliki serangkaian kebutuhan komunikasi mesin khusus yang terbatas yang perlu dijalankan dengan cepat dan andal
- Aplikasi anda harus beroperasi baik koneksi WiFi tersedia atau tidak
- Skalabilitas yang cepat bukanlah perhatian utama untuk jaringan anda
- Jaringan perangkat anda perlu diisolasi untuk alasan keamanan

Di sisi lain, IoT mungkin menjadi pilihan terbaik jika :
- Aplikasi anda memerlukan sinkronisasi waktu nyata dari banyak perangkat berbeda di seluruh jaringan cloud
- Perangkat anda memiliki akses ke koneksi WiFi yang cepat dan andal
- Perangkat di jaringan anda memerlukan kemampuan untuk berkomunikasi dengan beberapa perangkat lain secara bersamaan
- Aplikasi anda memerlukan skalabilitas yang lancar dan mudah untuk sejumlah besar perangkat dan pengguna
- Aplikasi anda memerlukan kemampuan untuk membuat data dan perangkatnya kompatibel dengan berbagai standar
- M2M dan IoT keduanya merupakan teknologi utama untuk bisnis dan pasar konsumen saat ini.

Saat teknologi ini terus berkembang, mereka akan menciptakan peluang baru bagi mereka yang memahaminya dan dapat memanfaatkan kekuatan setiap teknologi secara efektif. 


Kesimpulan


Koneksi adalah perbedaan besar antara Internet of Things (IoT) dan Machine-to-Machine (M2M). Sementara IoT umumnya adalah perangkat apa pun yang terhubung ke Internet untuk kinerja yang lebih baik, M2M biasanya merupakan koneksi dua atau lebih perangkat dengan Internet untuk berbagi data dan analitik.

Menurut definisi, IoT mencakup hampir semua perangkat elektronik yang berkomunikasi secara nirkabel dengan perangkat lain dalam upaya mencapai tujuan, mengelola penjadwalan dan pemanasan, mematikan lampu saat seseorang meninggalkan ruangan, dan sebagainya. M2M, di sisi lain, dibuat dengan menghubungkan dua atau lebih perangkat melalui Internet dengan perangkat lunak yang diinstal pada mereka untuk menangani penyimpanan data dan analitik. Komunikasi mesin-ke-mesin menggunakan daya rendah dan teknologi komunikasi nirkabel jarak pendek seperti Device to Device (D2D) dan Object to object (O2O).

Artikel Terbaru