7 Cara Untuk Cek Responsive Website

7 Cara Untuk  Cek Responsive Website Perusahaan IOT Indonesia

Tahukah kalian bahwa banyak orang menilai website berdasarkan desain responsifnya. Desain responsive merupakan desain yang memungkinkan berbagai jenis device untuk menampilkan situs sesuai ukuran layar perangkat yang digunakan baik menggunkan desktop, tablet, hingga mobile.

Tanpa adanya desain yang responsive, user experience pengguna akan terganggu. Apalagi, pada saat ini orang-orang menggunakan berbagai macam device untuk mengakses website. Bahkan faktanya, 50% revenue E-Commerce berasal dari mobile.

Sekarang, bayangkan betapa banyak kerugian yang mungkin kalian terima karena website tidak responsif. Contohnya, pengguna smartphone mengurungkan niat untuk berbelanja dikarenakan kesulitan menjelajahi website yang malah tampil dalam versi desktop. Tombol dan teks akan menjadi terlalu besar sehingga calon customer harus zoom out layar beberapa kali. Hasilnya, para calon pelanggan akan menjadi malas dan memilih kabur dari website. Sebelum hal tersebur terjadi, sebaiknya kalian melakukan cara cek responsive website. Kemudian bagaimana caranya? 

Tenang, kami akan membahas berbagai tools cek website responsive yang dapat kalian gunakan secara online dan secara offline. Berikut ini adalah artikelnya!

Arti Dari Website Responsive

Secara singkat website responsif adalah website yang mampu menyesuaikan tampilan layout saat ditampilkan di berbagai jenis device dengan ukuran layar berbeda-beda. Sehingga, komponen website (media, menu, tombol, dan lain sebagainya) akan berada di posisi yang tepat sesuai dengan ukuran device yang digunakan saat mengakses website.

Begini, kalian sudah pasti tahu tentang perkembangan device cukup pesat. Setiap merk mempunyai ukuran yang beragam. Belum lagi ada berbagai tipe device seperti mobile, tablet, dan desktop. Yang berarti bahwa saat ini sumber traffic dari website bisa berasal dari bermacam-macam jenis device. Faktanya, menurut StatCounter Global Stats, mobile dan tablet menyumbang sekitar 51.3% traffic jika dibanding dengan desktop.

Maka dari itu, pemilik website wajib untuk memastikan bahwa websitenya responsive. Tanpa desain responsive ada kemungkinan besar layout akan terlihat berantakan dan website sulit dijelajahi di setiap device.

Cara Cek Responsive Website

Berikut ini adalah tools cek website responsive gratisan yang layak untuk kalian gunakan.

1. Inspeksi

Cara cek responsive website yang paling mudah yaitu dengan menggunakan fungsi Inspeksi saat klik kanan cursor di browser. Fungsi Inspeksi di setiap browser mempunyai nama yang berbeda-beda. Di Chrome kalian akan menemukannya dengan nama Inspect. Sedangkan Mozilla Firefox menyebutnya dengan Inspect Element.

Untuk menguji tampilan pada berbagai jenis device, cukup klik Toggle Device Bar. Jika browser yang kalian gunakan bukan Chrome, silakan cari saja logo mobile dan tablet.

Kemudian untuk memilih jenis device yang akan di cek, cukup tekan menu Responsive pada bagian atas layar. Kemudian, pilih jenis device yang akan dicek. Jika jenis yang kalian ingin cek  tidak tersedia, kalian bisa menambahkan ukuran device sendiri.

Nantinya, layar output akan menampilkan front-end sesuai pilihan device yang sudah dipiluh. Jika layout website berubah menyesuaikan jenis device yang dipakai, itu artinya situs sudah responsive.

2. Mobile-Friendly Test – Google Search Console

Cara cek responsive website tidak hanya tentang tampilan saja. Tetapi juga bagaimana setiap komponen pada website berinteraksi alias mobile usability-nya.Untungnya Mobile-Friendly Test dari Google Search Console dapat digunakan unutk mengidentifikasi berbagai masalah yang terkait dengan mobile usability.

Cara mengoperasikannya juga sangatlah mudah. Kalian bisa test responsive website online dengan memasukkan URL atau code.

Kemudian, kalian akan mendapat jawaban apakah website saya responsive atau tidak.

Bahkan, kalian dapat mengutak-atik versi code-nya secara langsung. Untuk melihat hasilnya kembali, tinggal klik Run Test. Nantinya tab Test Results akan menyesuaikan sesuai dengan tampilannya.

Akan tetapi, jika ternyata website kalian belum responsive, kemungkinan situs kalian mengalami masalah mobile usability berikut ini.

Issue Mobile Usability Pengertian
Plugin tidak kompatibel Plugin tidak didukung pada sebagian besar browser seluler.
Viewport belum diatur Property viewport mengalami masalah atau belum diatur. Yang dapat berakibat browser akan bingung mengenai dimensi halaman dan resolusi yang tepat agar sesuai ukuran layar.
Konten lebih lebar dari layar Konten yang digunakan lebih lebar dari layar sehingga user harus horizontal scrolling atau zoom in/out website.
Teks terlalu kecil Ukuran font yang digunakan terlalu kecil sehingga user sulit untuk membacanya.
Elemen yang bisa di-klik terlalu dempet Elemen seperti tombol dan navigasi terlalu berdekatan sehingga memungkinkan pengguna mengklik dua atau lebih elemen secara bersamaan.

3. Am I Responsive?

Ingin segera mendapatkan gambaran website kalian di beberapa jenis device? Cobalah lakukan cara cek responsive website dengan menggunkan Am I Responsive?

Kalian hanya perlu memasukkan URL website pada kolom sudah tersedia. Hal yang lebih menarik lagi kalian bahkan bisa mengecek tampilan website yang belum online alias masih pada localhost kalian.

Tidak butuh waktu lama bagi Am I Responsive? untuk menampilkan hasilnya. Enaknya lagi, kalian tidak perlu mengklik terlalu banyak opsi karena platform ini akan memperlihatkan hasilnya secara sekaligus.

Selain melihat quick screenshoot website, rupanya komponen di dalamnya juga interaktif. Kalian bisa scroll bahkan mengklik fitur yang di dalam layar device.

Sedikit berbeda dari tools cek website responsive yang lain, Am I Responsive? sendiri mengklaim platform ini bukanlah sebagai alat testing, tetapi hanya sebatas tools untuk menampilkan perkiraan tampilan di berbagai jenis device.

Artinya, hasil tampilan website yang ada di Am I Responsive? tidak mewakili tampilan layout di ukuran device yang sesungguhnya. Karena hal tesebutlah Am I Responsive? hanya menyediakan satu viewport saja.

Tetapi jika kalian ingin, lebih banyak opsi viewport, silakan lihat cara cek responsive website lainnya.

4. Responsive Design Checker

Berikutnya, kalian juga bisa test responsive website online dengan menggunakan Responsive Design Checker. Platform yang dimiliki oleh perusahaan Media Genesis ini awalnya digunakan khusus bagi developer mereka sendiri. Tujuannya, agar memudahkan developer untuk mengecek apakah website responsive. Namun seiring berjalannya waktu, ternyata Responsive Design Checker juga cocok bagi non-developer.

Hal itu dikarenakan cara penggunaan tools cek website responsive ini semudah memasukkan URL saja. Responsive Design Checker nantinya akan membantu kalian untuk memastikan website bisa tampil di setiap device tanpa menurunkan kualitasnya. Bahkan, kalian juga bisa memilih viewport berdasarkan jenis merk-nya.

Lalu bagaimana jika device yang kalian mau tidak tersedia? Tenang saja karena Responsive Design Checker memungkinkan kalian untuk custom dimensi viewport sendiri.

Sebagai catatan, tools cek website responsive ini membatasi permintaan. Jadi, kalian tidak bisa mengirim lebih dari lima request dalam periode lima menit.
5. Responsinator

Responsinator mampu untuk menampilkan tampilan secara full-screen untuk cek apakah website milik kalian sudah responsive atau belum. Dengan test responsive website online ini, kalian dapat memperkirakan tampilan website di berbagai ukuran device yang sedang populer. Seperti berbagai seri iPhone, Android, hingga iPad juga bisa. Jika tampilan web merespon ukuran layar dengan tepat, berarti website sudah responsive.

Untuk kalian yang menyukai tampilan layar penuh, Responsinator adalah cara cek responsive website yang tepat. Apalagi jika seluruh fitur website juga interaktif. Jadi, kalian bisa sekalian untuk mencobanya.

Sayangnya, tampilan output yang luas membuat beberapa gambar output terlihat terpotong. Sehingga, membutuhkan beberapa kali scroll untuk melihat hasil dari keseluruhan tampilan.

6. Screenfly

Keistimewaan yang kemungkinan besar akan membuat kalian jatuh cinta pada tools cek website responsive ini adalah user interface-nya. 

Screenfly menawarkan desain yang minimalis dan deretan fitur praktis, Screenfly membantu cara cek responsive website dengan elegan. Tersedia berbagai pilihan device, dan bahkan kalian bisa custom screen bahkan sampai bisa me-rotate tampilan. Dan untuk kalian yang ingin test responsive website online pada mobile tanpa boros waktu, pilih saja fitur Mobile dan Tablet. Layar output akan terbagi manjadi dua yang akan menampilkan hasil pada mobile dan table sekaligus.

Perhatikan, apakah website kalian menampilkan layout yang berbeda pada setiap jenis device. Kalau sudah itu tandanya website sudah responsive.

Tidak hanya menampilkan layout website, Screenfly juga memungkinkan kalian untuk scrolling bahkan berinteraksi dengan setiap komponen yang ada di web.

7. Ekstensi Responsive Web Design Tester

Lain dengan cara cek responsive website yang sebelumnya, tools ini bisa langsung kalian gunkan. Artinya, tidak perlu lagi masuk dulu ke platform tertentu. Bahkan, dalam keadaan offline juga tetap dapat digunakan.

Caranya cukup mudah. Terlebih dulu, kalian harus memasang ekstensi Responsive Web Design Tester pada browser Chrome yang kalian gunakan.

Setelah ekstensi terpasang, cara menggunakannya yaitu cukup mengklik logo mobile dan tablet pada bagian Address Bar.

Tapi, kalian juga bisa cek apakah website responsive dengan klik kanan dan pilih Responsive Web Design Tester.

Jika sudah, silakan langsung test responsive website dengan memilih jenis device yang ingin dicek. Jika device yang kalian inginkan tidak ada, silakan tambahkan sendiri.

Untuk hasil testing nantinya akan membuka tab baru. Setiap kalian menggunakan jenis device yang lain, output juga akan membuka tab baru lagi.

Kalau layout website kalian berubah setiap kali ganti jenis device-nya, maka website kalian sudah responsive.

Bagaimana Jika Situs Saya Tidak Responsive? Apakah Website Responsive Selamanya?

Setelah melakukan test responsive website online dengan cara yang ada di atas, jika kalian mendapat kabar buruk bahwa website tidak responsif, load-nya lambat, atau mungkin kegagalan di berbagai mobile usability. Pastinya, kalian tidak ingin membiarkan masalah itu berlarut-larut.

Berikut cara yang dapat kalian lakukan supaya website responsive.

  • Memakai template responsive 

Template responsive mampu menyesuaikan desain web dengan ukuran layar device yang digunakan. Sekarang, sudah banyak template website gratis dan responsive siap untuk pakai yang cocok untuk berbagai jenis kebutuhan.

  • Membuat template responsive sendiri

Ingin tema web responsive yang lebih sesuai dengan keinginan? Kalian bisa membuat website mobile-friendly sendiri. Jangan lupa untuk pelajari juga HTML5 agar code lebih clean.

  • Mengaktifkan AMP

AMP (Accelerated Mobile Pages) adalah teknologi yang digunakan untuk membuat halaman website menjadi lebih cepat terbuka di perangkat mobile.

  • Mempercepat speed website

Kecepatan respon website harus diprioritaskan. Apalagi untuk yang bergerak di bidang bisnis, mempercepat loading toko online sangatlah penting agar user experience pengunjung tetap terjaga.

Setelah melakukan cara-cara di atas, website kalian akan menjadi lebih responsive. Meski begitu, jangan berhenti unutk memantau performa website. Karena jika tertinggal sedikit saja, performa dari website bisa jatuh.

Jadi, tetaplah ikuti informasi terkini terkait dengan perkembangan website dan sering-seringlah memperhatikan kesegaran website yang dimiliki. Baik dari image, navigasi, layout, kecepatan, dan lain sebagainya.

Penutup

Oke, itu tadi adalah cara untuk cek responsive website yang akan memudahkan kalian untuk mengecek tampilan web. Jadi, sudah responsive kah website kalian?

Jika belum, itu artinya kalian harus segera memperbaiki website kalian. Namun jika sudah, jangan terlalu cepat merasa lega. Penting untuk terus selalu memantau performa website. Salah satu upayanya yaitu mempercepat kecepatan website.
DERIOTA menyediakan jasa pembuatan websaite untuk kalian yang ingin membuat website dengan tingkat responsive yang tinggi.

Artikel Terbaru