Pentingnya Backup Data Pada Website

Pentingnya Backup Data Pada Website Perusahaan IOT Indonesia

Jika kalian sudah membangun website yang keren. Jumlah pengunjungnya juga pasti akan terus meningkat. Segalanya terlihat sudah berjalan dengan lancar tanpa ada satu kendala apaun. Kan tetapi bagaimana jika tiba-tiba website milik kalian di-hack, banyak file website yang hilang dan corrupt. Pastinya kalian akan kebingungan karena belum sempat untuk backup data website. Oleh karena itu, pemilik website wajib untuk melakukan backup.

Apa itu Backup Data?

Backup data adalah proses untuk membuat salinan file atau data sebagai salah satu pencegahan jika ada kerusakan atau kehilangan data. Selain itu, melakukan backup juga membantu untuk menyiapkan sistem yang aman sehingga nantinya data yang hilang dapat dipulihkan kembali. Proses backup dilakukan sebelum terjadi kerusakan atau kehilangan data yang diakibat oleh human error atau masalah lainnya.

Melakukan backup mungkin tidak selalu bisa sepenuhnya memulihkan semua data dan pengaturan sistem, contohnya seperti pada server database, directory server, dan sebagainya. Karena beberapa pemulihan tambahan mungkin diperlukan. Tetapi paling tidak, backup data adalah salah satu Tindakan pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak kerusakan data.

Bayangkan semua data dan file yang sudah kalian buat atau kumpulkan selama periode waktu tertentu menghilang dengan cepat begitu saja. Sementara kalian tidak memiliki file penyimpanan cadangannya. Tentu akan sangat merugikan bukan? Untuk mencegah hal tersebut, kalian harus melakukan backup secara rutin, terutama untuk pemilik website.

Tidak hanya itu, backup juga dapat melindungi website kalian dari berbagai resiko. Sebut saja kehilangan data saat terkena serangan hack, masalah update, atau terjadi infeksi malware.

Pentingnya Backup Data Website

Tahukan kalian bahwa 40% dari bisnis kecil tidak melakukan backup data pada websitenya? Melakukan backup data memang terdengar sederhana. Akan tetapi banyak hal fatal yang dapat terjadi pada website kalian jika tidak melakukannya. Salah satunya adalah untuk mencegah hilangnya semua data website secara permanen karena kesalahan technical atau human error. Berikut adalah beberapa alasan mengapa melakukan backup data website sangat penting:

1. Website Corrupt

Terkadang saat membuat perubahaan pada website, kalian mungkin akan melakukan kesalahan yang menyebabkan situs kalian down dan corrupt. Jika hal tersebut terjadi, kalian dan pengunjung mungkin tidak akan dapat mengakses website tersebut. Dengan melakukan backup data, website dapat melakukan restore dan data dapat dengan mudah untuk dipulihkan kembali. Masih banyak penyedia layanan web server yang tidak menyediakan backup data secara otomatis. Jika ada kesalahan atau kerusakan terjadi pada web server dan file penyedia layanan web server dapat menyebabkan hilangnya data website kalian secara permanen.

2. Cyber Crime

Cyber crime adalah salah satu masalah paling umum yang mungkin dapat menyerang website-website di internet saat ini, terlepas dari ukuran websitenya. Cyber threat juga datang dalam banyak kategori dan jenis. Mulai dari phising, brute force attack, hingga penyebaran malware, ransomware dan juga hacking. Karena alasan tersebut, sangat tidak mungkin untuk menerapkan langkah-langkah keamanan untuk mencegah semua serangan yang mungkin akan terjadi pada website kalian.

3. Human Error

Kesalahan manusia juga menjadi salah satu alasan yang mungkin dapat menyebabkan permanent data loss pada website kalian. Kalian mungkin tidak sengaja menghapus atau merusak data saat sedang melakukan perbaikan pada website. Jika kalian memiliki backup data, tentunya hal tersebut tidak akan terjadi.

Resiko Yang Dapat Dihindari Dengan Backup Data Website

Ada beberapa resiko yang dapat dihindari dengan melakukan backup data, yaitu kehilangan data yang disebabkan oleh:

1. Serangan Hack

Menurut data statistik, jumlah website yang diretas pada tahun 2019 mengalami peningkatan sebanyak 54% dibandingkan tahun sebelumnya. Data dari Verizon bahkan menunjukkan bahwa 52% percobaan pembobolan website disebabkan oleh hacking. Namun demikian, kalian tidak perlu khawatir. Karena dengan melakukan backup, kalian dapat mengembalikan data dari website kalian. Dengan cara tersebut, data yang rusak atau hilang dapat dikembalikan ke keadaan semula. Kalian juga dapat menerapkan praktik-praktik keamanan website untuk mencegah serangan hacker. Mulai dari menggunakan security plugin hingga menerapkan two-way factor authentication.

2. Potensi Masalah Setelah Update

Kalian juga harus melakukan backup data website sebelum melakukan update pada website. Baik itu berupa update website, update tema, update plugin dan lain sebagainya. Hal ini dikarenakan, ada kalanya proses update dapat menyebabkan error pada website. Penyebabnya bervariasi mulai dari interupsi saat proses update, hingga ketidakcocokan antara file baru dengan file yang lama. Akan tetapi, bukan berarti proses update sepenuhnya berbahaya. Justru update juga penting untuk kelangsungan website. Contohnya, menambahkan security plugin untuk menambah sistem keamanan pada website.

3. Resiko Human Error

Sebelum menghapus atau memodifikasi file apa pun di website, pastikan untuk selalu melakukan backup terlebih dulu. Karena, sebuah survei membuktikan bahwa 65% kasus kehilangan data disebabkan oleh human error. Akibatnya, website mungkin tiba-tiba error atau tidak berfungsi seperti biasa. Jadi, kalian harus mempersiapkan diri sebelum hal tersebut terjadi. Tentunya dengan melakukan backup data website yang kalian miliki.

4. Kesulitan Saat Migrasi Server

Migrasi web server dapat diibaratkan seperti pindah rumah. Jika kalian tidak berhati-hati, bisa-bisa ada barang yang tertinggal. Contohnya seperti file-file yang tidak sempat terunggah ke server yang baru, atau malah terhapus. Jadi, kalian perlu memastikan bahwa data website kalian aman dan dapat di-restore. Tentunya dengan melakukan backup data website. Langkah ini sangat penting, khususnya jika kalian melakukan migrasi secara manual. Agar lebih aman, kalian juga bisa minta bantuan migrasi server ke penyedia server kalian. Jadi, pastikan kalian memilih penyedia web server yang siap membantu proses migrasi atau transfer web server hingga tuntas.

5. Infeksi Malware

Serangan malware merupakan salah satu masalah keamanan paling umum terjadi pada website. Dampak yang ditimbulkan umumnya berupa kehilangan atau kerusakan file yang ada di website. Untuk itu, kalian perlu untuk melakukan backup data website sehingga data atau file yang sudah terinfeksi dengan malware dapat dikembalikan dengan mudah. Selain itu, kalian juga dapat mencoba berbagai metode untuk mencegah infeksi malware. Mulai dari melakukan scanning website secara teratur, memasang security plugin, dan memilih layanan server yang menawarkan fitur keamanan yang lebih terhadap malware agar website menjadi lebih aman.

6. Resiko saat Testing Website

Ketika kalian sedang melakukan perubahan pada website, contohnya seperti pemasangan fitur baru atau perubahan desain, bisa jadi hasilnya kurang sesuai dengan yang diinginkan. Oleh karena itu, apa pun perubahan yang kalian lakukan pada website, pastikan untuk selalu melakukan backup terlebih dahulu sebagai langkah pencegahan resiko. Sehingga, kalian dapat mengembalikan kondisi website seperti ke keadaan sebelum melakukan perubahan.

Penutup

Melakukan backup data merupakan suatu proses yang penting untuk dilakukan terutama jika kalian memiliki website dengan traffic pengunjung yang tinggi. Karena jika terjadi suatu kejadian yang tidak diinginkan data yang sudah di backup dapat digunakan kembali.

Artikel Terbaru