Ketahui Ciri-ciri Website Resmi Agar Terhindar Dari Penipuan Online

Ketahui Ciri-ciri Website Resmi Agar Terhindar Dari Penipuan Online Perusahaan IOT Indonesia

Salah satu jenis kejahatan online yang sering terjadi di Internet pada saat ini adalah penipuan atau scam. Modus penipuan atau scam adalah dengan membuat website palsu untuk mendapatkan data pribadi dari para korban yang diincar. Maka dari itu penting bagi kalian untuk mengetahui ciri website resmi itu penting agar terhindar dari kejahatan ini.

Nah, dalam artikel ini kami akan membahas ciri dari website resmi di berbagai bidang dan apa saja tips cara untuk cek website resmi yang dapat kalian praktikkan. 

Akibat Mengakses Website Palsu

Saat kalian mengklik link website palsu, kalian tidak menyadari bahwa kalian menjadi korban dari kejahatan online atau cyber crime. Bentuk cyber crime dapat berupa mengirimkan malware yang digunakan untuk mengintip data pribadi secara otomatis, atau membuat kalian bersedia mengisikan data sensitif yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku. 

Kenapa hal tersebut dapat terjadi? Pelaku umumnya akan membuat website semirip mungkin dengan website resmi dan menggunakan nama domain yang mirip atau domain spoofing.  Sebagai contoh, supaya dapat menyerupai website apple.com, pelaku phising akan membuat domain apple.info.com untuk mengecoh para korban. Yang nantinya para korban biasanya akan memberikan data rahasia secara sukarela. Agar terhindar dari kejahatan tersebut, kalian perlu mengenali ciri-ciri website resmi. 

Ciri-Ciri Website Resmi Pemerintah Indonesia

Pengelolaan dari website resmi pemerintah harus mengikuti Permen Kominfo Nomor 5 tahun 2015 tentang Registrar Nama Domain Instansi Penyelenggaraan Negara. Itulah sebabnya, kebanyakan website resmi pemerintah memiliki struktur yang mirip. Berikut adalah ciri-ciri website resmi milik pemerintah Indonesia:

  • Menggunakan ekstensi domain .go.id, .desa.id, dan domain yang khusus untuk pemerintah lainnya.
  • Memiliki halaman Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi atau disingkat PPID yang memuat berita kegiatan instansi dan informasi yang bersifat terbuka untuk masyarakat seperti rencana program kerja atau laporan keuangan.
  • Terdapat informasi alamat email pusat instansi dengan domain yang sesuai dengan ekstensi domain yang digunakan.
  • Memberikan informasi akun media sosial yang sudah terverifikasi biasanya ditandai dengan icon centang.

Ciri-Ciri Website Resmi Militer Indonesia

Sama dengan website pemerintah, website resmi militer Indonesia diharuskan untuk mengikuti peraturan dari Kominfo. Berikut adalah ciri-ciri dari website resmi militer Indonesia yang harus kalian ketahui, di antaranya:

  • Menggunakan ekstensi domain .mil.id yang dikhususkan untuk militer Indonesia.
  • Terdapat informasi tentang instansi seperti sejarah, struktur organisasi, tanda kepangkatan, dan lain sebagainya.
  • Ada halaman Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi atau disingkat PPID untuk menyampaikan informasi publik.
  • Mencantumkan lokasi milik kantor Dinas Penerangan atau Markas Besar TNI.
  • Terdapat kontak instansi seperti nomor telepon, email, dan akun media sosial resmi.

Ciri-Ciri Website Resmi Perusahaan Terpercaya

Untuk website resmi perusahaan tidak memiliki peraturan khusus dari Kominfo. Akan tetapi, kebanyakan website resmi perusahaan memiliki ciri-ciri seperti di bawah ini:

  • Menggunakan ekstensi domain .com, .biz, .co.id, .tech, dan berbagai ekstensi domain lain yang biasanya untuk bisnis.
  • Terdapat halaman “Hubungi Kami” yang berisi informasi tentang lokasi perusahaan, nomor telepon, email, dan akun media sosial milik perusahaan.
  • Terdapat halaman “Tentang Kami” yang memuat visi dan misi, sejarah berdirinya perusahaan, struktur organisasi, dan berbagai informasi tentang perusahaan yang lainnya.
  • Punya halaman detail mengenai produk atau jasa yang ditawarkan.

Ciri-Ciri Website Resmi Universitas

Untuk dapat mengenali website resmi milik universitas di Indonesia, kalian perlu mengetahui ciri-cirinya sebagai berikut ini:

  • Menggunakan ekstensi domain .ac.id. atau .edu.
  • Mencantumkan alamat email resmi yang sesuai dengan ekstensi domain yang digunakan. Contohnya, Universitas Indonesia memiliki email informasipublik@ui.ac.id sesuai dengan domain website: ui.ac.id.
  • Memiliki halaman untuk menginformasikan tentang pengumuman, informasi akademik, fasilitas kampus, bahkan hingga publikasi penelitian.

Informasi di atas adalah ciri-ciri dari website resmi di berbagai bidang. Untuk cara cek website resmi, kalian dapat mengikuti tipsnya di bawah ini.

Tips Mengenali Ciri-Ciri Website Resmi

Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat kalian lakukan untuk membedakan antara website resmi dengan website palsu yang digunakan untuk penipuan atau scam.
1. Perhatikan URL Website
Tips untuk mengenali website resmi yang pertama adalah dengan memperhatikan URL atau alamat dari website. Biasanya, website resmi memiliki ciri-ciri sebagai berikut ini:
  • Memiliki domain dengan Ejaan yang benar
Umumnya, website resmi menggunakan nama domain yang ejaannya benar. Contohnya, alamat website resmi adalah tokopedia.com. Basanya, para penipu akan membuat website dengan nama domain t0k0pedia.com yang bertujuan untuk mengecoh para korbannya. 
  • Menggunakan ekstensi domain terpercaya
Website resmi memakai ekstensi domain yang populer dan terpercaya, contohnya domain .com, .id, .co.id, dan lain sebagainya. Sedangkan website palsu sering menggunakan domain yang kurang dikenal, seperti .gq, .tk, atau .tl.
  • Ekstensi Domain Sesuai Niche
Website resmi juga menggunakan ekstensi domain yang sesuai dengan niche. Contohnya, pada website pemerintah domain yang digunakan adalah .go.id, .desa.id, .gov, atau domain untuk pemerintah lainnya.
Jadi, dengan memperhatikan URL website, kalian dapat mengetahui mana website resmi dan mana yang palsu.
2. Pastikan Website Sudah Memasang SSL
Ciri-ciri website resmi yang lain yaitu sudah menggunakan Secure Socket Layer atau SSL. Tanda dari website yang memiliki sertifikasi keamanan SSL adalah adanya simbol gembok pada bagian addressnya. 
Hal tersebut menjadi indikasi kalau pertukaran data yang terjadi di jaringan internet sudah lebih aman karena sudah melalui proses enkripsi atau sistem pengacakan data. Maka transfer data tidak mudah untuk disadap, dimanipulasi, atau dicuri.
Ciri yang lain adalah jika website sudah terinstal SSL, maka URL yang tadinya HTTP akan menjadi HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure). 
3. Memeriksa Keamanan Website
Untuk mengetahui kredibilitas suatu website, kalian dapat mengecek keamanan website resmi dengan menggunakan Google Transparency Report. Tool tersebut akan mencari celah dari keamanan pada website berdasarkan standard yang dimiliki oleh Google. 
Untuk dapat mengetahui laporan dari keamanan website, kalian dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini:
  • Buka website Google Transparency Report.
  • Kemudaain, masukkan alamat website pada kolom yang tersedia.
  • Lalu, klik icon kaca pembesar pada sisi kanan kolom tersebut.
  • Kemungkinan keterangan dari hasil cek keamanan website yang muncul yaitu: 
  1. No unsafe content found: Menandakan website aman untuk dikunjungi.
  2. Some pages on this site are unsafe: Website mungkin memuat konten yang berbahaya seperti mengarahkan pengunjungnya untuk memberikan informasi pribadi atau mendownload file yang dapat mengandung malware.
4. Cek Pemilik Domain
Setiap orang wajib memberikan informasi pribadi atau perusahaan saat mendaftarkan domain. Informasi tentang siapa yang mendaftarkan nama domain dan informasi kontaknya dapat dilihat melalui Whois. 
Salah satu tanda website resmi dapat dilihat dari informasi kontak. Jika tampak mencurigakan seperti adanya perbedaan antara nama pendaftar dan kontak, sebaiknya jangan mengakses website tersebut. 
Sebagai contoh, nama dari pendaftarnya adalah “Bill Gates”, akan tapi alamat email yang dicantumkan justru jonsnow123@gmail.com. Kemungkinan, pendaftar website mencoba untuk menyembunyikan identitas aslinya.
5. Amati Penulisan Kalimat dalam Website
Tips lainnya untuk mengenali ciri domain resmi adalah dengan melihat susunan kalimat yang digunakan di dalam website tersebut. Website resmi tentunya menggunakan penulisan dengan kalimat yang sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan atau EYD. 
Sedangkan, website palsu biasanya menggunakan kalimat yang buruk. Contohnya, tata bahasa yang digunkan salah atau pemilihan kata yang aneh dan kurang tepat.

Penutup

Di artikel ini, kalian sudah mengetahu ciri deri website resmi. Sudah dijelaskan juga cara untuk cek website resmi dengan lengkap. Secara umum, website resmi sudah dipasangi dengan SSL, memiliki penulisan konten yang sesuai dengan EYD, dan memiliki URL yang tidak salah eja. Ciri dari website resmi lainnya yaitu menggunakan ekstensi yang sesuai dengan niche. Contohnya, website militer yang memakai domain .mil.id.
 

Artikel Terbaru