5 Cara Mudah Untuk Mencari Tahu Umur Domain

5 Cara Mudah Untuk Mencari Tahu Umur Domain Perusahaan IOT Indonesia

Sebelum membeli sebuah situs website, ada baiknya kalian terlebih dahulu cek umur domain. Hal itu dikarena, umur domain ternyata dapat berdampak positif pada SEO.

Singkatnya, dapat dikatakan bahwa reputasi website juga dapat dinilai dari segi umur domain. Cek umur domain juga dapat kalian lakukan sendiri dengan mudah. Untuk mengetahui lebih jelasnya, berikut ini informasi lengkap terkait dengan cara cek umur domain. Jika kalian ingin membeli domain lama.

Apa Itu Umur Domain?

Secara sederhana, umur domain mengacu pada lamanya waktu di mana nama domain tersebut mulai muncul atau ada. Ada dua faktor yang perlu  dipertimbangkan untuk mengukur usia nama domain, antara lain yaitu:

  • Berapa lama waktu domain telah didaftarkan.
  • Berapa lama situs tersebut aktif atau berapa lama memiliki konten di web tersebut.
  • Terakhir, faktor usia domain juga tercermin saat muncul di mesin pencari dan saat tautan pertama masuk ke situs website tersebut.

Cara Untuk Cek Umur Domain

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa domain adalah alamat dari sebuah situs web. Dan website sendiri merupakan bentuk halaman atau tampilan dari domain yang berisi informasi tentang data dalam bentuk tulisan, gambar atau video.

Jadi untuk mengecak umur dari sebuah domain, kalian juga dapat melihat langsung dari website itu sendiri atau dengan beberapa cara lainnya, seperti berikut ini:

1. Melalui situs website dan URL

Cara yang paling sederhana untuk mengecek umur domain, yaitu dengan melihat dari artikel atau konten yang pertama kali di terbitkan. Umumnya artikel pertama memiliki tanggal yang sama saat website diterbitkan atau terakhir diperbarui.

Bagian ini umumnya terletak di awal atau bisa juga di akhir artikel. Inil adalah cara yang paling sederhana untuk mengecek umur dari website atau domain. Kemudian, kalian juga dapat mencari tanggal hak cipta, yang muncul pada bagian paling bawah di situs web. Akan tetapi, tidak semua situs web memiliki hal tersebut dan tanggal hak cipta hanya menunjukkan tahun pembuatan situs web secara keseluruhan dan tahun pembaruan terakhirnya.

Terakhir, perlu kalian ingat bahwa URL mungkin juga dapat berisikan informasi untuk cek umur domain. Beberapa situs website umumnya ada yang menjaga artikel mereka tetap rapi dengan memasukkan juga tanggal publikasi di URL-nya.

2. Mengunakan Google atau situs web tertentu
- Menggunakan Google

Google sebagian besar menunjukkan tanggal publikasi. Tanggal tersebut biasanya berada di sebelah hasil pencarian. Akan tetapi, apabila kalian sulit untuk menemukannya atau bahkan tidak ada tanggal publikasinya bisa langsung melakukan beberapa langkah berikut ini:

  • Buka mesin pencari Google dan ketik inurl di mesin pencarian.
  • Salin dan tempel URL tepat di sebelah inurl, Lalu klik tombol Google Search.
  • Berikutnya, tambahkan &as_qdr=y15 di sebelah URL dan klik search. Jika sudah, tanggal akan otomatis muncul berada di bawah URL halaman.
- Menggunakan situs web Carbon Dating

Cara yang lain untuk mengecek umur domain lainnya bisa menggunakan situs web tertentu seperti Carbon Dating. Layanan online tersebut dapat diakses secara gratis dan dibuat khusus untuk menemukan perkiraan tanggal peluncuran dari suatu situs web. Alat tersebut memiliki tingkat keberhasilan hingga sekitar 75 persen untuk mengetahui umur domain suatu website.

3. Menggunkan Wayback Machine

Wayback Machine adalah alat untuk melacak suatu situs yang ada dari waktu ke waktu dan menyimpan informasinya ke dalam basis data. Alat ini pertama kali dirilis pada tahun 2001, tetapi perlu diketahui bahwa sebenarnya Wayback Machine telah ada sejak tahun 1996.

Wayback Machine akan memberi kalian kesempatan untuk menjelajahi lebih dari 366 miliar situs web yang ada. Untuk cara menggunakannya, kalian hanya perlu mengetik atau menyalin alamat situs web ke dalam kotak pencarian, lalu klik tombol Browse history.

Jika pencarian berhasil, kalian akan melihat berapa kali Wayback Machine akan menyimpan info situs dan kapan. Selain itu, kalian juga dapat mengklik tombol Summary dan Sitemap untuk mengetahui informasi lebih lanjut.

4. Cek melalui komentar halaman website

Cara cek umur domain berikutnya kalian dapat melihat dari komentar pada situs website. Komentar halaman web dapat membantu mendapatkan perkiraan tanggal kapan domain tersebut ada, atau setidaknya kalian dapat melihat pada periode kapan komentar tersebut dibuat.

Terakhir, jika tidak dapat mendapatkan perkiraan halaman untuk diterbitkan atau diperbarui tanggalnya, pertimbangkan untuk menggunakan notasi “(n.d.)”. Kalian juga dapat menggunakan tanggal terakhir kali mengakses halaman web, seperti yang telah direkomendasikan oleh Modern Language Association of America (MLA).

5. Cek dengan Source Code

Cara yang terakhir adalah dengan menggunakan Source Code. Cara ini dapat membantu kalian menemukan banyak aspek yang apa pada situs web, bahkan termasuk cara pembuatannya, karena sebagian besar info ini tidak tersedia. Berikut adalah cara untuk membuka Source Code dan menemukan tanggal publikasi di Firefox, Chrome, dan kemungkinan sebagian besar browser web yang lain:

  • Pada halaman web yang ingin kalian lihat, klik kanan dan pilih opsi View page source. Cara alternatifnya untuk opsi ini adalah tekan tombol Ctrl + U di Windows, dan Command + U di Mac.
  • Kemudian, Source Code situs web akan muncul di tab baru pada browser. Hal berikutnya yang perlu dilakukan adalah menekan Ctrl + F di Windows, dan Command + F di Mac. Tujuannya untuk membuka fungsi Find di browser web.
  • Fungsi dari Find untuk menemukan informasi tertentu sesuai yang dibutuhkan. Salah satunya untuk mengetahui tanggal publikasi website.
  • Istilah yang kalian cari ada pada bagian nantinya akan muncul di bagian datePublished, publish date, published_time, dan lain-lain. Selain itu, kalian juga dapat mencari dateModified untuk mengetahui kapan situs web terakhir diubah. Tahun harus dicantumkan terlebih dahulu, diikuti dengan bulan, dan kemudian tanggal.

Mengapa Penting Unutk Mengetahui Umur Domain

Umur domain tidak hanya penting untuk SEO, tetapi juga akan berkaitan pada pengiriman email. Berikut ini beberapa alasan kenapa umur domain sangat penting untuk diketahui:

1. Umur domain dan SEO

Umur domain penting untuk tujuan SEO karena umur situs web menjadi salah satu faktor agar peringkat di mesin pencari dapat meningkat. Seiring dengan bertambahnya umur sebuah situs dari waktu ke waktu, hal itu akan meningkatkan kredibilitas website di mesin pencarian karena telah memiliki konten berkualitas dan portofolio.

Jadi sebenarnya umur domain dapat digunakan sebagai indikator kualitas SEO sebuah situs website, dengan asumsi mereka telah menggunakan kemampuan terbaik selama menjalankan beberapa konten yang telah berhasil diunggah.

2. Umur domain dan email

Singkatnya, pengiriman email didasarkan pada 3 prinsip, yaitu sebagai berikut ini:

  • Reputasi IP
Menunjukkan seberapa banyak pengguna ingin mendapatkan email dari alamat IP dengan mengukur respons bounces, spam traps or unwanted bulk email (UBE).
  • Reputasi Konten
Konten yang unik, relevan, dan menarik bagi pelanggan memiliki peluang yang tingggi untuk menjangkau para pelanggan melalui email.
  • Reputasi Domain

Hal-hal seperti umur domain, cara domain mengidentifikasi di seluruh web, dan apakah domain tersebut mengidentifikasi dalam industri hiburan, keuangan, periklanan, atau pendidikan, semuanya dapat mempengaruhi reputasi domain tersebut.

Sebagai bagian utama dari reputasi domain, mengirim email dari domain baru yang belum memiliki banyak traffic atau pengunjung akan disebut sebagai penipuan dan justru malah beralih ke filter spam.

Pilih Domain Berdasarkan Usia Atau Relevansi

Bagi kalian yang ingin membuat situs baru atau perubahan nama domain, sebaiknya mempertimbangkan bagian relevansinya. Lebih baik mengunci domain yang sesuai dengan target pasar dan menerbitkan konten lebih berkualitas, daripada mengambil situs yang sudah ada lalu hanya memanfaatkan bagian SEO-nya saja.

Meski benar bahwa situs website dengan usia yang lebih lama dapat meningkatkan peringkat di mesin pencarian. Tetapi jika tidak memiliki konten atau kualitas yang baik hasilnya juga akan sama saja. Pada akhirnya, tetap akan membutuhkan investasi waktu yang besar untuk mengarahkan kembali ekuitas SEO domain yang dimiliki sebelumnya untuk target pasar yang kalian miliki.

Perlu kalian ketahui bahwa pada tahun 2019, Google sudah lebih cenderung memberi peringkat pada website yang memiliki konten berkualitas tinggi untuk istilah pencarian daripada situs yang telah ada sejak lama.

Risiko Jika Membeli Domain Lama

Saat membeli domain lama, kemungkinan kalian juga dapat menghadapi beberapa masalah seperti reputasi buruk jika beberapa pengguna memblokir situs domain tersebut atau menandainya sebagai spam dan tentu akan merugikan bisnis online milik kalian nantinya.

Meskipun benar beberapa nilai pada riwayat SEO dapat membantu untuk meluncurkan situs baru yang sukses dan mendapatkan peringkat yang tinggi lebih cepat, tetapi kalian juga berisiko untuk terkena dampak negatifnya, jika tidak melakukan pemeriksaan kualitas terlebih dulu.

Pemeriksaan kualitas website tersebut dapat dilakukan pengecekan pada backlink, halaman, dan tautan eksternal di situs untuk memastikan tidak ada spam atau konten berbahaya yang dapat menghambat pertumbuhan SEO.

Jangan Asal Beli Website

Itulah beberapa cara cek umur domain atau cek umur website yang dapat kalian lakukan dengan mudah. Beberapa cara sederhana dapat kalian lakukan seperti pengecekan melalui situs website dan komentar pada halaman tersebut. Cara alternatif yang lain juga dapat digunakan seperti melalui Google dan situs web tertentu yang dapat membatu kalian untuk mengecek umur domain tersebut.

Kemudian, disebutkan juga bahwa benar adanya umur domain akan berpengaruh pada peringkat dan SEO sebuah website. Tetapi, kalian juga harus meninjau kembali apakah website atau domain yang akan kalian beli memiliki reputasi baik atau buruk. Karena hal tersebut tentunya akan berdampak pada kesuksesan bisnis kalian nantinya.

Artikel Terbaru