Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Tinkercad dan Wokwi untuk Simulasi IoT

Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Tinkercad dan Wokwi untuk Simulasi IoT Perusahaan IOT Indonesia

Tinkercad merupakan alat bantu online gratis yang dibuat untuk para pemula yang ingin mempelajari dasar-dasar desain 3D, elektronik, dan pengkodean. Tinkercad telah merevolusi dunia pencetakan 3D, karena memungkinkan pengguna untuk membuat model 3D dengan sangat mudah. Alat ini juga telah menjadi alat pengajaran yang sensasional di dalam kelas, karena memungkinkan siswa untuk berpikir di luar kebiasaan dan memvisualisasikan apa yang mereka pelajari. Selain Tinkercad, terdapat juga perangkat lunak simulasi pemrograman sistem tertanam lainnya yang mirip dengan Tinkercad, yaitu Wokwi. Dalam hal ini, Wokwi hanya menawarkan simulasi pemrograman perangkat, tidak seperti Tinkercad yang menawarkan desain 3D dan blok kode. Keduanya tentu juga memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing dalam hal komponen maupun fitur yang tersedia.
 

Pengertian Tinkercad

Tinkercad adalah perangkat lunak desain 3D, simulasi sirkuit/elektronis, dan pengkodean blok berbasis browser yang dikembangkan oleh Autodesk, perusahaan di balik AutoCAD, Maya, dan 3ds Max. Berkat antarmukanya yang sederhana dan mudah digunakan, perangkat lunak ini mudah digunakan oleh siapa saja. Karena Tinkercad adalah perangkat lunak berbasis browser, maka dapat diakses dari perangkat apa pun yang memiliki koneksi internet. Hal ini memudahkan pengguna untuk mengerjakan desain mereka dari mana saja, kapan saja. Perangkat lunak ini dilengkapi dengan tutorial langkah demi langkah yang memandu pengguna melalui proses pembuatan desain. Tutorial ini mencakup segala hal mulai dari bentuk dasar hingga fitur-fitur canggih. Perangkat lunak ini juga memiliki fitur yang memungkinkan pengguna untuk melihat desain mereka dalam bentuk 3D, yang membantu mereka memvisualisasikan produk akhir sebelum dicetak.
 

Tiga Area / Cakupan Tinkercad

Di kalangan desainer, penghobi, dan guru, terkadang Tinkercad lebih dikenal sebagai perangkat lunak berbasis website yang digunakan untuk merancang model desain 3D. Akan tetapi bukan itu saja. Karena pada kenyataannya, Tinkercad memiliki 3 area inti yang bisa digunakan. Berikut merupakan penjelasan dari ketiga area tersebut:

  1. Model Desain 3D: Tinkercad diluncurkan pada tahun 2011 untuk membuat desain 3D tersedia untuk masyarakat umum. Mendesain di Tinkercad adalah cara yang bagus untuk mempelajari dasar pemodelan solid. Pemodelan solid adalah praktik membangun objek dengan bentuk primitif. Pengguna dapat menarik dan melepaskan bentuk yang sudah jadi ke dalam ruang kerja untuk membuat benda padat. Dengan menggabungkan bentuk-bentuk yang sudah jadi, pengguna dapat membuat desain unik mereka.

  2. Simulasi Sirkuit / Elektronis: Desain yang unik juga dapat memanfaatkan gerakan dan cahaya dengan menggunakan fitur sirkuit bawaan Tinkercad. Pengguna dapat memulai dengan sirkuit pemula atau membuat sendiri dengan menggunakan komponen kawat yang sudah jadi. Sirkuit virtual adalah cara yang bagus untuk belajar dan mengutak-atik sebelum membuatnya dalam kehidupan nyata. Blok kode bawaan atau C++ kustom dapat menjalankan komponen sirkuit. Pengguna dapat mengubah dan mendefinisikannya lebih lanjut hingga mencapai hasil yang diinginkan.

  3. Pengkodean blok: Tinkercad menggunakan fitur drag and drop blok kode yang telah dibuat sebelumnya untuk membuat bentuk khusus. Blok kode memungkinkan pembuatan desain 3D menggunakan pemrograman visual. Menyusun ulang blok kode dapat menyempurnakan detail bentuk. Misalnya, blok kode silinder yang dipotong dari blok kode kotak akan membuat lubang. Untuk menghemat waktu, Tinkercad menyertakan beberapa contoh blok kode. Bagian “Starters” mengelompokkan semua contoh yang siap digunakan. Membuat blok kode khusus mencakup membuat perubahan pada blok kode, diikuti dengan menekan tombol “Run” untuk melihat perubahan yang ditampilkan di ruang kerja.    


Kelebihan Tinkercad
Tinkercad memiliki kelebihan yang menjadikannya perangkat lunak yang cukup populer di kalangan desainer, penghobi, dan guru. Berikut merupakan kelebihan Tinkercad:

  1. Gratis: Untuk saat ini, Autodesk tidak mengenakan biaya untuk penggunaannya, jadi jika pengguna merupakan penghobi atau pelajar yang ingin memperdalam skill, Tinkercad merupakan solusi yang cukup bagus.

  2. Mudah diakses: Karena Tinkercad adalah aplikasi berbasis cloud, aplikasi ini tersedia di semua komputer modern yang memiliki browser. Tidak diperlukan perangkat lunak tambahan. Pengguna bisa membuka browser di komputer modern (misalnya: komputer atau laptop yang dibuat dalam beberapa tahun terakhir), buat akun Autodesk, dan pengguna bisa langsung menggunakannya. Hal ini sangat bagus untuk sekolah dan tempat-tempat lain yang tidak memiliki laboratorium komputer dan kurang dalam hal biaya pengadaan fasilitas.

  3. Tersimpan di cloud: Karena data tidak disimpan secara lokal, pengguna bisa berpindah dari satu mesin ke mesin lainnya dan tetap mengakses proyek; sangat berguna untuk anak-anak di laboratorium atau ruang kelas. Aplikasi ini juga melakukan penyimpanan yang cukup sering, sehingga tidak perlu menyimpan pekerjaan pengguna setiap saat. Pengguna juga dapat berbagi item, sehingga guru dapat berbagi objek dengan anggota kelas.

  4. Antarmuka pengguna yang cukup konsisten: UI-nya masih jauh dari sempurna, tetapi secara keseluruhan cukup intuitif, mudah digunakan dan dipelajari. Hal ini tergolong sempurna untuk menyelesaikan pekerjaan 3D yang cepat dengan terburu-buru tanpa harus tersandung dengan UI yang rumit dan berantakan.
     

 

Kekurangan Tinkercad

Selain banyaknya kelebihan yang ada, Tinkercad juga terdapat kekurangan yang harus dipertimbangkan, diantaranya:

  1. Bergantung pada niat baik perusahaan: Jika Autodesk memutuskan untuk menghentikan produk ini suatu hari nanti, maka semua proyek yang dikerjakan akan lenyap selamanya. Ini adalah salah satu risiko besar lainnya dari semua layanan berbasis cloud.

  2. Hanya tersedia secara online: Seperti yang telah disebutkan, semuanya disimpan di web. Program ini tidak dapat digunakan oleh komputer yang tidak online secara aktif; tidak ada kemampuan sinkronisasi offline. Hal ini biasanya tidak menjadi masalah besar, tetapi dapat membatasi penggunaan saat bepergian atau jika koneksi lemah..

  3. Tidak ada custom objek: Tinkercad mematikan fitur custom bentuk ini beberapa tahun yang lalu, tampaknya karena masalah pemeliharaan. Mereka tetap menyediakan pustaka generator bentuk yang tersedia untuk umum, tetapi tidak dapat diedit atau diubah, dan tidak ada generator bentuk baru yang dapat dibuat.

  4. Keterbatasan memori: Tinkercad melibatkan penggunaan memori yang sangat besar. Jika pengguna menggunakan browser web yang memuat ulang halaman yang menggunakan banyak RAM, seperti Safari di Mac, maka akan mendapati halaman Tinkercad pengguna tiba-tiba dimuat ulang, dan kehilangan pekerjaan. 
     

Pengertian Wokwi

Wokwi adalah simulator elektronik online yang dirancang untuk menghadirkan elektronik yang kompleks ke tangan para pemula dan pengguna berpengalaman. Dengan antarmuka yang mudah digunakan. Wokwi mensimulasikan papan, komponen, dan sensor yang populer seperti Arduino, ESP32, STM32, LED Matrix, dan banyak lagi tanpa memerlukan komponen fisik atau pengaturan perangkat lunak yang rumit. Platform ini sangat bagus untuk siapa saja yang menginginkan lingkungan bebas risiko untuk bereksperimen, memecahkan masalah, dan belajar. Dengan link proyek yang dapat dibagikan, pengguna dapat memperoleh bantuan dengan mudah, membuatnya sangat cocok untuk tujuan pendidikan. Jangkauan Wokwi meluas hingga ke komunitas yang ramah pembuat dengan integrasi saluran Discord, menawarkan kiat, kolaborasi, dan rasa memiliki.
 

Kelebihan Wokwi

  1. Menawarkan simulasi WiFi, penganalisis logika virtual, simulasi kartu SD: Ketika menggunakan Wokwi, pengguna bisa melakukan simulasi sistem tertanam tanpa memegang perangkat keras secara langsung. Biasanya, hal ini digunakan ketika akan membuat proyek sederhana tetapi memerlukan pertimbangan pemilihan komponen. 

  2. Tidak ada batasan pada komponen perangkat keras virtual: Pada penggunaannya, Wokwi tidak terdapat batasan dalam memasang komponen secara virtual selama komponen tersebut tersedia. Hal ini memudahkan pengguna untuk mengeksplorasi ilmu dan pengetahuan dengan memadukan setiap komponen yang ada sesuai dengan aturannya. 

  3. Mendukung multi-platform: Windows, Mac, Android: Wokwi dibuat untuk tujuan pembelajaran. Jadi, penggunaan Wokwi sangat mudah dan tersedia di berbagai platform. Hal ini menjadi solusi ketika pengguna sedang bepergian dan tidak menghadap perangkat yang proper tetapi memerlukan perangkat untuk melakukan pembaruan kode, atau terdapat proyek yang belum diselesaikan, pengguna dapat menggunakan laptop, tablet, atau ponsel untuk melakukan simulasi dan menyimpan kodenya. Dengan hal ini, pengguna dapat langsung mengaplikasikan ke perangkat fisik tanpa membuat ulang kode tersebut. 

  4. Fitur-fitur canggih dengan Keanggotaan Klub: Ketika pengguna tergabung keanggotaan club, maka pengguna akan mendapatkan fitur-fitur canggih.

  5. Komunitas yang mendukung melalui Discord: Terdapat komunitas untuk pengguna Wokwi melalui discord. Hal ini sangat membantu terutama untuk kepentingan diskusi dan forum.
     

Kekurangan Wokwi

  1. Simulasi mungkin tidak mencerminkan kendala di dunia nyata: Terkadang simulasi Wokwi dengan perangkat fisik memiliki perbedaan yang cukup membingungkan. Berjalan dengan sempurna di Wokwi belum tentu sempurna juga di perangkat fisik aslinya. Hal ini dikarenakan bisa saja terdapat perbedaan versi library yang digunakan.

  2. Kurangnya interaksi fisik dapat membatasi pembelajaran: Dikarenakan Wokwi adalah simulasi, maka pembelajaran juga dilakukan secara online. Pengguna memang bisa mengeksplorasi banyak hal, akan tetapi untuk hal-hal yang lebih kompleks, diperlukan perangkat fisik dan pembelajaran secara offline.

  3. Fitur-fitur canggih membutuhkan keanggotaan berbayar: Untuk orang-orang tertentu, fitur canggih di keanggotaan berbayar mungkin menguntungkan. Tetapi untuk pemula, hal ini terkadang menjadi kendala ketika akan menggunakan fitur tertentu, terkendala dengan syarat keanggotaan klub.

  4. Keterbatasan komponen: Wokwi memang menjadi solusi untuk eksplorasi komponen sistem tertanam bagi penggunanya tanpa harus membeli perangkat. akan tetapi untuk beberapa kondisi seperti kebutuhan komponen yang lebih kompleks, Wokwi tidak menyediakannya. Hal ini menjadi kendala untuk pengguna dan agar bisa melanjutkan ide proyek itu, pengguna harus membeli komponen secara fisik, kemudian melakukan  pemrograman dengan perangkat fisik aslinya.

  5. Hanya simulasi: Tidak seperti Tinkercad yang terdapat fitur desain 3D dan blok kode, Wokwi hanya menawarkan simulasi pemrograman perangkatnya saja. Untuk pengguna yang menginginkan simulasi lainnya, tidak disarankan untuk menggunakan Wokwi.
     

Kesimpulan

Tinkercad dan Wokwi adalah perangkat lunak simulasi berbasis website open source yang memudahkan pengguna untuk melakukan simulasi pembuatan proyek sistem tertanam. Keduanya merupakan simulasi yang dapat digunakan sebagai langkah awal untuk menentukan proyek apa yang akan dibuat. Akan tetapi, dalam hal pembuatan proyek, keduanya sama-sama memiliki keterbatasan komponen. Wokwi juga hanya menawarkan simulasi pemrograman perangkatnya saja tanpa disertai fitur lain. Berbeda dengan Tinkercad yang menawarkan fitur desain 3D dan blok kode. Keduanya juga memiliki perbedaan dalam hal mikrokontroler. Tinkercad hanya memiliki Arduino UNO, sedangkan Wokwi menawarkan lebih banyak pilihan seperti ESP32, Arduino, STM32. Hal ini bisa menjadi pertimbangan bagi pengguna untuk menentukan apakah proyek dibuat menggunakan Arduino, ESP, atau yang lainnya.

Artikel Terbaru