Apa itu Cloud Storage? Pengertian, Jenis-Jenis, dan Cara Kerjanya

Apa itu Cloud Storage? Pengertian, Jenis-Jenis, dan Cara Kerjanya Perusahaan IOT Indonesia

Apa itu Cloud Storage?
Cloud storage pada dasarnya adalah pengembangan dari cloud computing. Cloud storage merupakan salah satu media penyimpanan file secara online atau digital, dimana penyimpanan ini mengandalkan adanya koneksi internet untuk mengakses data simpanan.
Cloud storage memungkinkan pengguna untuk menyimpan dan membagikan data secara online, sehingga memudahkan untuk mengakses data dari mana saja dan kapan saja tanpa perlu membawa fisik media penyimpanan. Selain itu, cloud storage juga menyediakan fitur-fitur keamanan seperti enkripsi data dan kontrol akses untuk melindungi data dari akses yang tidak sah.

Jenis-Jenis Cloud Storage
Ada beberapa jenis cloud storage yang umum digunakan, yaitu:
 

  1. Public cloud storage
Jenis ini disediakan oleh penyedia layanan cloud publik yang dapat diakses oleh siapa saja dengan biaya yang relatif terjangkau. Contoh layanan public cloud storage adalah Google Drive, Microsoft OneDrive, dan Dropbox.
 
  1. Private cloud storage
Jenis ini disediakan oleh perusahaan atau organisasi untuk pengguna internal mereka. Private cloud storage biasanya lebih aman karena hanya dapat diakses oleh pengguna yang telah diberikan akses oleh perusahaan atau organisasi tersebut.
 
  1. Hybrid cloud storage
Jenis ini menggabungkan public cloud storage dan private cloud storage. Hybrid cloud storage memungkinkan pengguna untuk menyimpan data sensitif di private cloud storage dan data yang lebih umum di public cloud storage.
 
  1. Community cloud storage
Jenis ini disediakan untuk kelompok atau komunitas tertentu, seperti industri atau organisasi yang memiliki kebutuhan dan persyaratan yang serupa. Community cloud storage dapat membantu untuk memenuhi persyaratan keamanan dan privasi yang lebih ketat.
 
  1. Object storage
Jenis ini digunakan untuk menyimpan data yang besar dan tidak terstruktur seperti file media, arsip, dan data sensor. Object storage biasanya menggunakan sistem penyimpanan yang didistribusikan dan redundan untuk meningkatkan keamanan dan ketersediaan data.
 
  1. File storage
Jenis ini digunakan untuk menyimpan file yang terstruktur seperti dokumen, spreadsheet, dan presentasi. File storage memungkinkan pengguna untuk berbagi file dengan mudah dan mengelola versi file yang berbeda.
 
Cara Kerja Cloud Storage
Cara kerja cloud storage melibatkan beberapa tahapan, yaitu:
 
  • Upload data, pengguna mengunggah data mereka ke server cloud storage melalui koneksi internet. Data ini dapat berupa file tunggal atau sekelompok file yang terkait.
 
  • Penyimpanan data, setelah data diunggah, server cloud storage akan menyimpannya di lokasi yang aman dan terpusat. Beberapa penyedia layanan cloud storage dapat membagi data pengguna ke beberapa server untuk meningkatkan keamanan dan ketersediaan.
 
  • Akses data, setelah data disimpan, pengguna dapat mengaksesnya kapan saja dari perangkat apa saja yang terhubung ke internet. Pengguna dapat memilih untuk mengunduh data dari cloud storage atau membagikannya dengan orang lain dengan cara yang aman dan terkontrol.
 
 
  • Sinkronisasi data, berapa penyedia layanan cloud storage menyediakan fitur sinkronisasi otomatis, yang memungkinkan data yang diunggah ke cloud storage disinkronkan dengan file lokal di perangkat pengguna. Dengan cara ini, pengguna dapat mengakses data terbaru dari mana saja dan kapan saja.
 
  • Keamanan data, penyedia layanan cloud storage juga menyediakan fitur keamanan untuk melindungi data pengguna dari akses yang tidak sah. Ini bisa termasuk enkripsi data, pengontrolan akses, dan pemantauan aktivitas pengguna.
 
Dalam hal keamanan, penyedia layanan cloud storage memiliki kebijakan dan standar keamanan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, penting bagi pengguna untuk memilih penyedia layanan cloud storage yang dapat dipercaya dan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
 
Fungsi Cloud Storage
Cloud storage memiliki beberapa fungsi utama, yaitu:
 
  • Penyimpanan data:
Cloud storage adalah tempat di mana Anda dapat menyimpan berbagai jenis data, seperti file dokumen, foto, video, dan lain sebagainya. Data tersebut tersimpan di server milik penyedia layanan cloud storage dan dapat diakses dari mana saja dan kapan saja melalui internet.
 
  • Kolaborasi
Layanan cloud storage memungkinkan beberapa orang untuk mengakses dan bekerja pada dokumen yang sama secara bersamaan. Hal ini memudahkan kerja tim yang terdiri dari orang-orang yang berbeda lokasi geografis untuk bekerja sama pada proyek yang sama.
 
  • Pemulihan data
Cloud storage sering kali menawarkan fitur backup dan restore data. Fitur ini memudahkan pengguna untuk memulihkan data mereka yang mungkin hilang karena kegagalan sistem atau kesalahan manusia.
 
  • Skalabilitas
Layanan cloud storage memungkinkan pengguna untuk menambah atau mengurangi kapasitas penyimpanan sesuai dengan kebutuhan mereka. Dengan kata lain, Anda hanya membayar untuk kapasitas penyimpanan yang Anda gunakan, dan dapat memperbesar atau memperkecil kapasitas tersebut sesuai dengan kebutuhan Anda.
 
  • Keamanan
Layanan cloud storage biasanya menyediakan fitur keamanan seperti enkripsi data, otentikasi dua faktor, dan pemantauan aktivitas pengguna. Hal ini memastikan bahwa data pengguna aman dan terlindungi dari ancaman keamanan seperti hacker atau malware.
 
Contoh Layanan Penyimpanan Cloud Storage
Berikut adalah beberapa media menyimpan cloud Storage yang bisa didapatkan secara gratis:
 
  • Google Drive
  • I Cloud
  • OneDrive
  • Dropbox
 
Berikut Layanan Cloud Storage lainnya yang mungkin berbayar meliputi:
 
  • Amazon cloud player
  • Amazon Cloud Drive
  • Apple iClouds
  • Apple iTunes Match
  • Bitcasa
  • Box
  • Certainsafe
  • Cubby
  • Cz
  • Dropbox
  • Idrive
  • Skydrive
  • MiMedia
  • Mozy
  • SafeSync for home
 
Keuntungan dan Kekurangan Menggunakan Cloud Storage
Keuntungan menggunakan cloud storage
  1. Mudah saat proses membagikan dan pengarsipan
Adanya fungsi sinkronisasi otomatis. Jika fungsi tersebut digunakan, data yang dimiliki akan terupload secara otomatis. Dengan proses upload otomatis, data tersebut bisa langsung dibagikan tanpa melakukan proses pengunggahan terlebih dahulu.
 
Pada proses pengarsipan data, keamanan pengarsipan sudah terjamin. Data tersebut tidak akan rusak atau hilang. Berbeda dengan penggunaan hardisk atau flasdisk. Pada perangkat tersebut bisa saja terjadi kerusakan atau bahkan hilang. Ini pasti merugikan apabila ada file-file penting.
 
  1. Kolaborasi dan kontrol data bisa dilakukan secara mudah
Dengan adanya cloud storage, setiap hasil kerja maupun ide-ide dapat dijadikan dalam satu wadah. Ini membuat kecepatan pengerjaan menjadi jauh lebih cepat.
 
Dalam melakukan kolaborasi, kontrol data menjadi hal penting dilakukan. Sering kali terjadi masalah berupa pengiriman data secara terus menerus ketika file dikirim lewat email. Proses ini membuat nama file tersebut akan terus mengalami perubahan. Selain itu, kesulitan mencari file terbaru juga bisa saja terjadi.
 
  1. Media back-up yang dapat diandalkan
Pengguna diberikan mobilitas akses dalam recovery data kapan pun dan dimana pun. Sistem cloud storage juga dapat menjamin keamanan data pengguna karena akan di back-up ulang di dalam banyak server sehimgga resiko data hilang sangat minim.
 
  1. Dapat digunakan dalam segala jenis perangkat
Cloude storage memiliki akses ke berbagai jenis perangkat elektronik, seperti PC Desktop, Laptop, Smartphone, Tablet dan sejenisnya. Pengguna lebih leluasa dalam memanajemen data. Pengguna tidak perlu memasang konektor atau alat tambahan sebagai penghubung antara dua jenis perangkat yang berbeda.
 
  1. Ukuran penyimpanan beragam
Penggunaan media penyimpanan seperti Hard disk atau flashdisk tidak efisien untuk jangka panjang. Selain boros juga menyita banyak tempat dan harus dibawa kemana pun diperlukan, belum lagi barangnya hilang atau bad sector.
 

Artikel Terbaru