IIoT (Industrial IoT) - Pengertian, Cara Kerja, Manfaat, Tantangan, dan Contoh Penerapannya

IIoT (Industrial IoT) - Pengertian, Cara Kerja, Manfaat, Tantangan, dan Contoh Penerapannya Perusahaan IOT Indonesia

 

 

Pengertian IIoT

IIoT adalah singkatan dari Industrial Internet of Things. Sesuai dengan namanya, IIoT mengacu kepada penggunaan teknologi IoT (mesin, perangkat, dan sensor yang saling terhubung) didalam sektor industri. Ketika dijalankan oleh sebuah ERP modern dengan kemampuan AI dan machine learning, data yang dihasilkan oleh perangkat IIoT dapat dianalisa dan digunakan untuk meningkatkan efektivitas, produktivitas, visibilitas, dan masih banyak lagi. Jaringan IIoT biasanya mendukung komunikasi machine-to-machine (M2M) dan transmisi data reguler antara sistem pusat dengan seluruh perangkat yang telah terintegrasi dengan IIoT. Teknologi IIoT juga merupakan komponen fundamental dari teknologi industri 4.0.
 

Perbedaan antara IIoT dengan IoT

Perbedaan antara teknologi ini ada pada cara kerja dan juga cara penggunaannya. Sebagian besar solusi IoT dunia cenderung memiliki individu sebagai pengguna akhir mereka dan biasanya tergabung dalam hal-hal seperti smartwatches, voice-controlled digital assistans, smart TV, dan masih banyak lagi. 

IIoT merupakan bagian dari IoT, dan walaupun didorong oleh teknologi dasar yang sama, fokusnya lebih pada otomatisasi dan efisiensi pada seluruh ekosistem organisasi yang terhubung sebagai lawan dari pengguna yang terisolasi. Dalam jaringan IIoT, pengumpulan dan pengelolaan data hanyalah tahap pertama dalam proses yang lebih kompleks. Untuk memberikan manfaat yang maksimal untuk bisnis, AI dan machine learning harus diterapkan pada data tersebut untuk memberikan sebuah insight yang akurat serta untuk mengoptimalkan alur kerja dan tugas otomatis. Pengguna manusia juga harus bisa untuk berinteraksi dengan perangkat tersebut secara lancar agar dapat menciptakan cyber-physical networks, di mana kemampuan manusia dan teknologi terbaik dapat saling melengkapi. 
 

Cara Kerja IIoT

Agar jaringan IIoT efektif, harus dilakukan dua hal penting: yaitu menghubungkan perangkat dan aset satu sama lain dengan sistem pusat, dan memungkinkan data yang mereka kumpulkan dan kirimkan untuk disimpan, dikelola, dianalisis, dan digunakan dengan baik. 

Untuk melakukan hal tersebut, jaringan IIoT mengandalkan beberapa teknologi berikut:

 
  1. Konektivitas (dan 5G)

Jaringan IIoT membutuhkan kapasitas untuk mengirim dan menerima data berukuran besar yang dihasilkan oleh perangkat dan mesin. Ini telah diaktifkan dan dibatasi oleh kekuatan dari konektivitas Wi-Fi. Namun 5G dan kemajuan jaringan seluler lain telah mengubah perhitungan tersebut, meningkatkan bandwidth untuk mengelola kumpulan data yang lebih besar, serta mengurangi latensi dan konsumsi daya. Karakteristik tersebut dapat mendukung lebih banyak perangkat yang mampu mengirim dan menerima sinyal lebih cepat untuk memproses data dengan lebih efisien dan daya tahan baterai yang lebih lama. 

 
  1. Sensor IIoT

Sekarang ini, sensor biasanya dibuat menjadi mesin dan peralatan industri yang baru. Tetapi mesin analog dan peralatan manufaktur juga bisa dilengkapi dengan perangkat gateway IoT seperti kamera dan alat pengukur. Hal ini memungkinkan aset IIoT mendeteksi kondisi di lingkungan mereka, termasuk jarak dengan objek lain, tekanan udara atau kelembapan, serta kecepatan motor, ketinggian cairan, dan kondisi mekanikal lainnya. Seluruh informasi tersebut kemudian dapat diproses secara lokal untuk menginformasikan tindakan real-time atau akan dikirimkan ke sistem pusat melalui sistem cloud untuk dianalisis lebih lanjut.

 
  1. Cloud Computing Power dan Edge Computing

Teknologi cloud computing dan edge computing telah meningkatkan fleksibilitas dan kegunaan dari IoT. Melalui cloud, jaringan IIoT dapat memanfaatkan daya pemrosesan dan kapasitas penyimpanan tingkat tinggi sesuai permintaan. Itu berarti bahwa perangkat dalam jaringan dapat mengumpulkan serta mengirimkan kumpulan data yang lebih besar dan lebih kompleks. Secara sederhana, edge computing berarti mengambil sistem yang dapat memproses dan menganalisa data tersebut dan membawanya ke lokasi agar lebih dekat dengan jaringan IIoT. Hal tersebut membantu mengurangi latensi dan delay serta memungkinkan data IIoT yang sensitif dengan waktu untuk diproses secara real-time. Untuk analisa yang lebih dalam dan tidak mendesak, data dapat dikirimkan secara berkala ke pusat sistem yang berbasis AI.

 
  1. AI dan Machine Learning 

Teknologi AI dan machine learning memungkinkan bisnis untuk memproses data IIoT menggunakan analisa canggih dan prediktif. Database modern dan algortima machine learning juga membantu bisnis untuk mengelola dan memahami kumpulan data yang beragam, tidak terstruktur, serta data yang kompleks. Dengan menggunakan alat ini, data IIoT dapat dianalisis dalam kombinasi yang hampir tak terbatas dengan jenis data insight lainnya seperti feedback pelanggan, laporan cuaca, analisis pemasaran, dan lain-lain. Ketika sistem belajar dari waktu ke waktu dan kumpulan data semakin besar dan lebih sesuai, perusahaan dapat mulai mengumpulkan insights dan pembelajaran yang semakin kompleks dan canggih untuk membantu mereka untuk bersaing, menghemat uang, dan memenuhi permintaan para pelanggan. 

 
  1. Perlindungan untuk Cyber-Physical Systems

Keterhubungan yang sama yang menghidupkan jaringan IIoT juga menempatkannya pada sebuah resiko. Ketika sebagian besar perusahaan memiliki perlindungan dan akses yang ketat di sistem pusat dan database mereka, perangkat IoT mereka terkadang malah tidak terlindungi. Pada dasarnya, mereka bisa bertindak sebagai jendela dasar, memberi akses penuh ke sistem yang cukup aman melalui titik masuk konvensional. Untungnya, sebagian besar protokol dan teknologi keamanan telah mengikuti kemajuan IIoT. Tetapi, yang sering tertinggal adalah protokol keamanan lintas bisnis yang dikomunikasikan dengan jelas dan diperkuat pada setiap karyawan dan operator. Jika belum, strategi keamanan harus menjadi prioritas utama bagi bisnis modern manapun.
 

Manfaat Penggunaan IIoT

Salah satu manfaat penggunaan IIoT dalam industri manufaktur adalah memungkinkan pemeliharaan prediktif. Perusahaan dapat menggunakan hasil data real-time dari sistem IIoT untuk memperkirakan kapan mesin perlu untuk diperbaiki. Dengan itu, pemeliharaan yang diperlukan dapat dilaksanakan sebelum kegagalan terjadi. Hal ini sangat bermanfaat untuk lini produksi, karena kegagalan mesin dapat mengakibatkan penghentian pekerjaan dan biaya yang besar. Dengan menangani masalah pemeliharaan secara proaktif, perusahaan dapat mencapai efisiensi operasional yang lebih baik.

Manfaat lain dari IIoT adalah layanan lapangan yang lebih efisien. Teknologi IIoT membantu teknisi layanan lapangan dalam mengidentifikasi potensi masalah pada peralatan pelanggan sebelum menjadi sebuah masalah besar, memungkinkan teknisi menyelesaikan masalah tersebut sebelum mengganggu pelanggan. Teknologi ini juga menyediakan informasi kepada teknisi layanan lapangan tentang bagian mana yang perlu mereka perbaiki. Dengan begitu, teknisi mempunyai suku cadang yang diperlukan ketika melakukan panggilan servis.

Pelacakan aset juga merupakan keuntungan lain dari IIoT. Pemasok, produsen, dan pelanggan dapat menggunakan assets management system untuk melacak lokasi, status, dan kondisi produk di seluruh rantai pasokan. Sistem akan mengirimkan pemberitahuan instan kepada stakeholder jika terdapat barang yang rusak atau beresiko rusak, yang dapat memberikan mereka kesempatan mengambil tindakan segera atau pencegahan untuk memperbaiki situasi. 

IIoT juga dapat meningkatkan kepuasan pelanggan. Ketika produk terhubung dengan IoT, produsen dapat menangkap dan menganalisa data tentang bagaimana cara pelanggan menggunakan produk mereka, ,memungkinkan produsen dan desainer produk untuk menciptakan roadmap produk yang lebih didasarkan pada pelanggan.

Selain itu, IIot dapat meningkatkan pengelolaan fasilitas. Peralatan produksi rentan terhadap keausan, yang dapat diperburuk oleh kondisi tertentu di pabrik. Sensor dapat memantau getaran, suhu, dan faktor lain yang dapat menyebabkan kondisi operasi yang kurang optimal.

 

Apakah IIoT Aman?

Pada awalnya, produsen membuat perangkat IIoT dengan sedikit perhatian kepada keamanan, yang menghasilkan persepsi bahwa perangkat IoT tidaklah aman. Mengingat kesamaan antara perangkat IoT dan IIoT, kita perlu mempertimbangkan apakah aman menggunakan perangkat IIoT.

Layaknya perangkat lain yang terhubung, perangkat IIoT harus dievaluasi berdasarkan device-by-device. Ini sangatlah mungkin bila satu perangkat produsen aman sementara perangkat yang lain tidak. Meski begitu, keamanan adalah prioritas yang lebih besar bagi para produsen perangkat IIoT, dibanding sebelumnya.
 

Tantangan dan Resiko IIoT

Resiko terbesar penggunaan IIoT berkaitan dengan keamanan. Relatif umum bagi perangkat IIoT untuk terus menggunakan password default, bahkan setelah mereka diletakkan dalam produksi. Demikian pula, banyak perangkat IIoT yang mengirimkan data berupa teks yang jelas. Kondisi ini dapat memudahkan seorang penyerang menghalau data yang datang dari perangkat IIoT. Demikian pula, penyerang dapat mengambil alih perangkat IIoT yang tidak aman, dan menggunakannya sebagai platform untuk menyerang sumber daya jaringan lainnya.

Keamanan dan manajemen perangkat adalah tantangan besar bagi seseorang yang bertanggung jawab terhadap perangkat IIoT perusahaan. Karena perusahaan akan mendatangkan lebih banyak perangkat IIoT, ini akan menjadi semakin penting untuk menerapkan sebuah startegi manajemen perangkat yang efektif. Terlebih lagi, perusahaan harus bisa mengidentifikasi perangkat IIoT secara positif untuk mencegah penggunaan perangkat secara kasar. Menentukan suatu cara untuk mengidentifikasi perangkat juga penting untuk tugas seperti mengganti perangkat yang gagal atau melakukan penyegaran perangkat. 


Contoh Penerapan IIoT

  • Smart Manufacturing

Perusahaan mengumpulkan insight berupa feedback dari pelanggan, tren media, dan pasar global. Sebuah sistem bertenaga AI dapat menggabungkan insight tersebut dan data relevan lainnya untuk menginformasikan pengembangan produk dan quality control. Berdasarkan hasil tersebut, jaringan mesin dan perangkat robot IIoT dapat diotomatisasi untuk mengoptimalkan pembuatan produk di smart factory.

  • Bidang Pertanian

Untuk sebuah pekerjaan yang bergantung pada cuaca dan alam, kehadiran sebuah alat yang dapat membantu mengurangi resiko dan kerentanan adalah suatu hal yang mereka butuhkan. Menurut majalah forbes, sektor pertanian modern memanfaatkan solusi IoT untuk berbagai macam hal, mulai dari sebuah pertanian presisi yang mendistribusikan air dan sumber daya lain yang diperlukan, sampai memfasilitasi aeroponik pada pertanian vertikal melalui sensor yang memantau suhu, kelembapan, dan faktor lain untuk menciptakan suatu lingkungan yang tumbuh di dalam ruangan untuk tanaman. 

  • Bidang Kesehatan

Dari perspektif pasien, monitor IoT dan perangkat yang bisa dipakai dapat membantu mengontrol kesehatan mereka (sambil terhubung dengan penyedia layanan kesehatan). Bagi para praktisi medis, data yang diberikan oleh perangkat tersebut dapat memberikan gambaran kesehatan pasien yang lebih lengkap. Menghasilkan pendekatan yang lebih informatif dan menyeluruh untuk diagnosa dan pengobatan. 

 

Dengan potensinya yang sangat besar dalam mengoptimalkan operasional industri serta mendorong inovasi, IIoT menjadi s kekuatan pendorong dalam revolusi industri modern, membuka peluang baru, dan menghadirkan perubahan yang signifikan bagi dunia bisnis dan ekonomi.

Artikel Terbaru