Mengenal Perbedaan Mendasar antara Surface Web, Deep Web dan Dark Web

Mengenal Perbedaan Mendasar antara Surface Web, Deep Web dan Dark Web Perusahaan IOT Indonesia

Kemunculan internet dan website telah memberikan dampak yang sangat besar bagi kehidupan manusia saat ini. Hampir seluruh orang yang ada di dunia menggunakan internet untuk mencari dan membaca informasi melalui website. Namun, tidak semua Informasi yang tersedia di Internet dapat diakses oleh Masyarakat umum, setidaknya hanya sekitar 10 persen informasi yang tersedia di Internet yang dapat diakses oleh khalayak umum. 

Pengertian

Tahukah kamu, ternyata web itu dapat digolongkan menjadi tiga bagian, diantaranya yaitu surface web,deep web, dan dark web.
 

Apa Itu Surface web? 

Surface Web adalah bagian dari internet yang dapat diakses oleh publik melalui mesin pencari seperti Google, Bing, dan Yahoo. Ini adalah bagian dari web yang umumnya digunakan untuk mencari informasi, berbelanja, bermain game online, membaca berita, dan menggunakan media sosial. Kebanyakan orang mengira bahwa Surface Web adalah seluruh internet, tetapi kenyataannya hanya sekitar 4% dari keseluruhan internet yang dapat diakses melalui mesin pencari. Sisanya adalah Deep Web dan Dark Web.
 

Karakteristik Surface Web:

  • Dapat diakses oleh siapapun.
  • Konten yang tersedia bersifat aman dan terpercaya.

 

Apa Itu Deep web? 

Deep Web adalah bagian dari internet yang mencakup situs web yang memerlukan otentikasi atau login, situs web yang dilindungi kata sandi, dan situs web yang hanya dapat diakses melalui jaringan tertentu. Selain itu, data dalam Deep Web juga termasuk data yang tidak terindeks oleh mesin pencari, Contoh dari data tersebut seperti dokumen pemerintah dan akademis, jurnal ilmiah, dan informasi perusahaan. Deep Web adalah tempat untuk mencari informasi yang tidak dapat ditemukan di Surface Web. Namun, Deep Web juga sering dihubungkan dengan aktivitas ilegal seperti perdagangan narkoba, senjata, dan pornografi anak.
 

Karakteristik Deep Web:

  • Tidak terindeks oleh mesin pencari.

  • Untuk mengakses web, diperlukan password atau enkripsi.

 

Apa Itu Dark Web?

Dark Web adalah bagian dari internet yang sepenuhnya tersembunyi dan anonim. Ini hanya dapat diakses melalui jaringan khusus seperti Tor dan Freenet. Dark Web terkenal karena perdagangan barang dan jasa ilegal seperti obat-obatan terlarang, senjata, data pribadi, dan bahkan jasa pembunuh bayaran. Namun, Dark Web juga sering digunakan oleh aktivis politik, wartawan, dan orang-orang yang hidup di negara yang membatasi akses internet dan penggunaan informasi. Ini memungkinkan mereka untuk berkomunikasi serta berbagi informasi secara anonim dan aman.
 

Karakteristik Dark Web:

  • Konten bersifat ilegal dan berbahaya.

  • Informasi pribadi bersifat anonim.
     

Sejarah

 

Tahap Awal

Orang yang berjasa menemukan situs web adalah Sir Timothy John "Tim" Berners-Lee. Penemuan ini dimulai ketika Berners merasakan masalah atau kesulitan soal bagaimana berbagi informasi kepada satu sama lain. Hingga pada tanggal 30 April 1993, CERN (tempat di mana Tim bekerja) mengumumkan bahwa World Wide Web (WWW) dapat digunakan secara gratis oleh publik.
 

Konflik

Keberhasilan Berners-Lee dalam pembuatan website membuat CERN ingin mematenkan teknologi web-nya. Namun, Berners-Lee menentang hal tersebut. Sebab Ia menginginkan agar website bisa digunakan oleh siapapun. Keinginan tersebut tampaknya terkabul. Pada tahun 1993, browser Mosaic diluncurkan oleh tim Pusat Nasional untuk Aplikasi Superkomputer Universitas Illinois. Mosaic merupakan browser web pertama di dunia yang bisa digunakan masyarakat umum. Hadirnya penemuan itu membuka berbagai situs web lainnya seperti Yahoo (1994), Amazon (1995), Google (1998) hingga Facebook (2004).
 

Era Digital

Seiring berjalannya waktu, penggunaan website kini sudah semakin marak digunakan. Sebab website terus mengalami perkembangan secara signifikan karena memiliki sifat yang open source. Pada akhir tahun 1993, terdapat lebih dari lima ratus website yang bisa diakses oleh banyak orang secara umum. Saat ini, website telah menjadi bagian penting dari kehidupan kita sehari-hari. Dari berbelanja online hingga berinteraksi dengan teman dan keluarga, website terus berkembang dan menyediakan layanan yang membantu kita memenuhi kebutuhan dan tujuan kita di internet.

 

Keamanan dan Risiko

Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai keamanan dan risiko dari masing-masing jenis web:

 

Surface Web

Surface Web memiliki tingkat keamanan yang relatif tinggi dibandingkan dengan jenis web lainnya. Hal ini karena halaman web di Surface Web mudah diakses oleh umum dan diawasi oleh pihak yang berwenang seperti pemerintah dan penyedia layanan internet. 

 

Risiko Surface Web:

  • Penipuan online seperti phishing dan penipuan kartu kredit

  • Serangan siber seperti malware, virus, dan serangan DDoS

  • Konten berbahaya seperti situs web yang mengandung virus atau malware

 

Deep Web

Deep Web memiliki tingkat keamanan yang relatif tinggi karena kontennya terlindungi oleh password atau enkripsi. Namun, karena konten di Deep Web tidak terlihat oleh umum, ada kemungkinan bahwa situs web di Deep Web digunakan untuk aktivitas ilegal atau kriminal.

 

Risiko Deep Web:

  • Konten ilegal seperti situs web pasar gelap atau situs web pornografi anak

  • Penyebaran informasi palsu dan propaganda

  • Aktivitas kriminal seperti perdagangan narkoba dan senjata

 

Dark Web

Dark Web memiliki tingkat keamanan yang rendah sebab berisikan konten yang ilegal serta sering digunakan untuk melakukan aktivitas kriminal dan tidak etis. Pengguna Dark Web sering menggunakan perangkat lunak khusus supaya mereka dapat melakukan sebuah transaksi ilegal tanpa harus menyebutkan identitasnya. 

 

Risiko Dark Web:

  • Aktivitas kriminal seperti perdagangan narkoba, senjata, dan perdagangan informasi pribadi.
  • Penyimpanan data ilegal seperti data hasil dari pencurian.
  • Rawannya penyusupan ke perangkat pengguna dan pencurian informasi pribadi.
     

Perbedaan 

Berikut perbedaan antara Surface web, Deep web dan Dark web:


1. Surface Web 

  • Untuk mengaksesnya, bisa menggunakan search engine tradisional seperti Google, Yahoo dan lain-lain.

  • Hanya bisa mengakses situs web yang sudah terindeks.

  • Sering digunakan untuk mengakses media sosial, game, video streaming, dan lain sebagainya.

  • Bisa digunakan semua pengguna internet.

  • Semua aktivitas yang kamu lakukan bisa dilihat dan dilacak oleh Internet Service Provider (ISP).

 

2. Deep Web

  • Untuk mengakses situs deep web, pengguna akan dimintai password atau enkripsi.

  • Biasa digunakan untuk mengakses situs yang tidak terindeks oleh mesin pencari (search engine).

  • Biasanya digunakan perusahaan untuk menyimpan informasi penting.

  • Sering digunakan oleh Jurnalis atau Whistleblowers (pelapor) dalam mencari informasi yang sedang ramai diperbincangkan.

  • Memerlukan VPN agar dapat digunakan secara anonim.

 

3. Dark Web

  • Membutuhkan Tor Project atau platform yang serupa agar dapat mengaksesnya.

  • Digunakan untuk mengakses halaman web dan konten-konten yang sensitif seperti perdagangan barang ilegal, konten seksual, dan lain sebagainya.

  • Sering digunakan sebagai tempat kegiatan ilegal dan tindak kriminal. 

  • Sering digunakan Sebagai tempat perdagangan barang ilegal. 

  • Dapat digunakan secara anonim.
     

Penutup

Kesimpulannya, Surface Web, Deep Web, dan Dark Web adalah bagian yang berbeda dari internet dengan karakteristik yang unik. Meskipun Deep Web dan Dark Web sering dihubungkan dengan aktivitas ilegal, tetapi tidak dapat diabaikan bahwa Deep Web dan Dark Web juga dapat memberikan manfaat dalam perkembangan teknologi, anonimitas, dan privasi online. Sebagai pengguna internet, kita harus memiliki pemahaman yang baik tentang perbedaan antara ketiga jenis web ini untuk memastikan pengalaman online yang aman dan positif.

Artikel Terbaru