Apa Itu Deep Web: Pengertian, Manfaat Serta Potensi Bahayanya

Apa Itu Deep Web: Pengertian, Manfaat Serta Potensi Bahayanya Perusahaan IOT Indonesia

Internet telah menjadi bagian penting dari kehidupan modern. Seiring dengan kemajuan teknologi, kita dapat mengakses berbagai informasi dan sumber daya dengan mudah. Namun, tidak semua bagian internet dapat diakses dengan mudah seperti Surface Web. Ada juga bagian internet yang menyimpan banyak sekali informasi dan sumber daya namun tidak dapat diakses secara umum. Bagian internet tersebut biasa disebut Deep Web. Mari kita bedah lebih jauh tentang apa itu deep web dan potensi bahayanya.


Pengertian Deep Web

Sebenarnya deep web adalah bagian World Wide Web namun tidak dapat diakses secara umum menggunakan mesin pencari. Apabila kamu ingin mengakses situs deep web, kamu memerlukan sebuah akses khusus atau perangkat lunak tertentu agar dapat mengaksesnya. Istilah lain deep web adalah deepnet, hidden web, undernet, dan invisible web. Contoh dari situs deep web seperti situs web korporat, database universitas, atau situs web pemerintah. Sebagian besar konten dari Deep Web berisikan dokumen rahasia atau Informasi pribadi. Maka dari itu deep web seringkali tidak dapat diakses secara bebas karena alasan keamanan dan privasi. Secara garis besar, semua situs yang memerlukan otentikasi seperti username dan password maka dapat dikategorikan sebagai deep web. 


Sejarah Deep Web

Istilah "Deep Web” mulai populer pada awal tahun 2000-an ketika masyarakat mulai menyadari bahwa internet yang kita kenal hanyalah bagian kecil dari seluruh jaringan internet. Pada saat itu, sebagian besar akses ke Deep Web dilakukan melalui jaringan anonim seperti Tor, yang memungkinkan pengguna untuk mengakses situs web yang tidak dapat diakses melalui jaringan internet biasa.

Dalam beberapa tahun terakhir, deep web telah menjadi subjek banyak perdebatan dan kontroversi karena digunakan untuk kegiatan ilegal seperti perdagangan narkoba, senjata, dan pornografi anak. Namun, Deep Web juga digunakan untuk tujuan yang sah seperti penelitian, perdagangan elektronik, dan untuk meningkatkan privasi dan keamanan online.


Ukuran

Berdasarkan ekstrapolasi yang dilakukan pada tahun 2001 oleh Universitas California, mereka memperkirakan bahwa Deep Web memiliki ukuran sekitar 7,5 Petabita. Untuk ukuran yang lebih akurat disebutkan dalam penelitian yang dilakukan oleh He, et al. Pada tahun 2004 terdeteksi sekitar 300.000 situs Deep Web yang ada di seluruh Web di dunia.


Penamaan 

Jack Oliver, dalam paper sebuah seminar mengenai Deep Web yang dipublikasikan dalam Jurnal Publikasi Elektronik, menyebutkan bahwa Jill Ellsworth menggunakan istilah invisible Web atau Web tak kasatmata pada tahun 1994 untuk mengacu kepada situs web yang tidak teregistrasi dengan mesin pencari web apapun. 

Salah satu awal penggunaan istilah Invisible Web adalah oleh Bruce Mount dan Matthew B. Koll yang berasal dari Library Software, dalam deskripsi mengenai @1 Deep Web Tool yang ditemukan pada wawancara press pada bulan Desember 1996.


Manfaat Deep Web

Privasi dan Anonimitas

Deep Web menyediakan tingkat privasi dan anonimitas yang lebih tinggi daripada Surface Web. Ini membuat Deep Web berguna bagi mereka yang ingin menghindari pelacakan online atau mempertahankan privasi mereka saat mengakses internet.

Keamanan Jaringan
Deep Web juga digunakan oleh organisasi dan perusahaan untuk meningkatkan keamanan jaringan mereka. Situs web di Deep Web dapat digunakan untuk mengirim pesan terenkripsi dan mempertahankan komunikasi yang aman.

Sumber Penelitian
Deep Web menyediakan akses ke sumber daya yang tidak dapat diakses secara umum di Surface Web. Ini berguna bagi peneliti dan akademisi untuk menemukan informasi dan sumber daya yang tidak tersedia di Surface Web, seperti data penelitian, makalah ilmiah, dan publikasi lainnya.

Pengembangan Teknologi
Deep Web juga sering digunakan oleh para pengembang untuk berkomunikasi dan berbagi ide. Forum, grup diskusi, dan komunitas pengembang di Deep Web memungkinkan orang untuk berbicara secara bebas tanpa harus khawatir tentang penyensoran atau pengawasan.


Potensi Bahaya Deep Web

Deep Web memiliki potensi bahaya yang signifikan sebab tidak ada pengawasan atau regulasi yang ketat pada situs ini. Beberapa potensi bahaya Deep Web adalah sebagai berikut:

Tempat Bebas untuk Membicarakan Rahasia
Hadirnya deep web membuat seseorang dapat dengan leluasa mengumbar aib seseorang ataupun membuka rahasia negara tanpa harus takut identitas aslinya diketahui. Sebab segala sesuatu yang ada di deep web tidak dapat dilacak, termasuk ID dan identitas seseorang.

Identitas palsu
Deep Web juga sering digunakan untuk membuat identitas palsu. Identitas ini seringkali digunakan untuk melakukan kegiatan ilegal seperti pencurian identitas atau kejahatan finansial lainnya.

Kegiatan ilegal
Deep Web sering kali digunakan untuk melakukan aktivitas ilegal seperti perdagangan narkoba, senjata, atau bahkan pencurian data. Dalam beberapa kasus, pelaku kejahatan menggunakan Deep Web untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan mudah.

Penyebaran Konten Ilegal
Situs web di Deep Web sering digunakan untuk menyimpan dan membagikan konten ilegal, seperti pornografi anak, kekerasan, dan ekstremisme.

Peredaran Mata Uang Digital
Deep Web juga menyediakan tempat untuk pembuatan dan peredaran mata uang digital, yang dapat digunakan untuk melakukan transaksi yang tidak terlacak dan sulit dilacak.

Phishing
Phishing merupakan teknik penipuan online di mana penjahat mencoba untuk memperoleh informasi sensitif seperti kata sandi atau nomor kartu kredit melalui situs web palsu. Deep Web seringkali digunakan sebagai tempat beroperasi bagi penjahat yang melakukan kegiatan phishing.

Malware dan virus 
Banyak situs web di Deep Web mengandung malware dan virus yang dapat merusak perangkat. Ini karena situs padai Deep Web tidak pada pengawasan yang ketat dan dapat dengan mudah diakses oleh siapa saja.


Dampak Mengunjungi Deep Web

Risiko Sakit Mental
Bagi orang yang baru pertama kali mengunjungi Deep Web, mungkin mereka akan merasa trauma. Sebab mereka akan disuguhkan dengan konten pembunuhan secara live, prostitusi, sampai penyiksaan-penyiksaan. Hal tersebut sangat mungkin membuat seseorang mengalami gangguan kejiwaan.

Kebocoran Informasi Pribadi
Jika kamu tidak teliti saat mengakses konten yang ada di Deep Web. Itu sama saja seperti kamu memberikan informasi pribadimu kepada para peretas. Bahkan peretas juga bisa melacak posisi kita berada. Maka dari itu disarankan agar menggunakan VPN sebelum mengakses Deep Web. VPN ini digunakan supaya kamu dapat mengubah posisi IP atau Internet Protocol agar informasi pribadi kamu tidak mudah dilacak atau terkuak.


Kesimpulan

Deep Web memiliki potensi bahaya yang signifikan dan harus diwaspadai. Namun, Deep Web juga memiliki sisi positifnya, seperti menyediakan akses ke informasi yang tidak dapat diakses secara bebas di Surface Web. Penting untuk diingat bahwa Deep Web tidak sama dengan Dark Web, yang merupakan bagian dari internet yang tidak diakses secara legal dan seringkali digunakan untuk aktivitas ilegal. Oleh karena itu, kita perlu menggunakan internet dengan bijak dan hati-hati, serta selalu berhati-hati terhadap potensi bahaya yang ada di internet, terutama di Deep Web.
 

Artikel Terbaru