Mengenal Lebih Dalam Apa Itu Web Development,Perbedaan,Pelajari,Jenis, & Tugas?

Mengenal Lebih Dalam Apa Itu Web Development,Perbedaan,Pelajari,Jenis, & Tugas? Perusahaan IOT Indonesia

Mengenal Lebih Dalam Apa Itu Web Development,Perbedaan,Pelajari,Jenis, & Tugas?

Penjelasan Tentang Web Development

Web Development adalah sebuah proses pembuatan dan pengembangan situs dengan menggunakan code. Proses pada perancangan website ini telah dilakukan berbagai tahap dengan menciptakan desain,languange script,framework,server,keamanan data enkripsi. Dengan berbagai tahap tersebut website ini akan berjalan dengan responsif dan stabil. Di era digital saat ini  web development sangat berperan penting dalam pekerjaan it contoh pembuatan  website perusahaan, perbaikan bug,dan melakukan testing web yang sudah di kembangkan. Dengan hal ini web development menjadi pekerjaan yang sangat penting karena telah memiliki peran penting dalam memperkenalkan, mempromosikan dan branding produk, serta layanan kepada calon pelanggan supaya dapat memiliki nilai yang lebih.

Perbedaan Antara Web development, Developer, &  Design

Meskipun memiliki istilah yg sama tapi web development,developer,dan design memiliki peran pekerjaan yg sangat berbeda berikut 3 perbedaannya. 
Web Development 
Web development bertujuan untuk memiliki tujuan untuk pada proses pengembangan dan pemeliharaan situs website yang mencakup dari segala sesuatu mulai dari perencanaan, desain, tipe code, hingga pemeliharaan situs web. 
Web Developer 
Web Developer bertujuan untuk melakukan pekerjaan pengembangan pembuatan  website yg lebih efisien,mengimplementasi aplikasi,dan menjadikan tester untuk mengecek website berjalan dengan baik. 
Web Design 
Web Design berfokus pada proses pengembangan ui/ux design web yg akan dikembangkan dan web design bertanggung jawab untuk membuat tampilan situs website yg menarik, mudah digunakan, dan memiliki tujuan jelas untuk desain situs web. 

Dari penjelasan pada 3 perbedaan di atas web development adalah keseluruhan proses, developer adalah pelakunya, dan desain adalah aspek visual. Ketiganya telah memiliki berkaitan dan bekerja sama untuk menghasilkan situs web yang berkualitas.

Mempelajari Untuk Menjadi Web Development
Untuk menjadi web development yang profesional harus mulai mempelajari dari jenis bidang,tugas,dan rencana yang akan dikembangkan selanjutnya, Berikut cara untuk belajar menjadi web development:

Memilih Bidang Yang Tepat
Untuk memulai belajar menjadi web development harus memilih bidang yang sesuai dengan kemampuan saat ingin membuat website di tahap awal. Langkah awal dalam pembelajaran pembuatan website harus memulai pada front end, setelah itu back end juga perlu dipelajari untuk membuat data penyimpanan dan server pada website yang dikembangin agar lebih responsif dan sempurna.

Mempelajari Bahasa Pemrograman & Framework
Setelah mempelajari bidang pada website bahasa pemrograman juga memiliki peran penting dalam pengembangan skrip dan struktur website, Dimulai dari front end terdiri dari 3 bahasa pemrogramannya html,css,dan js. Untuk bagian back end bahasa pemrogrammannya php,phyton,ruby,dan java. Jenis framework pada js ada angular,react,dan vue. Untuk jenis framework php laravel,dan ci.

Selalu Coding Tiap Hari
Untuk menjadi web development yg baik harus selalu melakukan coding dan problem solving mengenai bug yg terjadi pada saat website lagi dikembangkan. Hal ini dapat bertujuan untuk meningkatkan skill dan pengalaman untuk menjadi web development yg baik dan handal.

Jenis jenis bidang pada web development
Web development telah memiliki beberapa jenis bidang pada jobdesk yg berbeda yaitu:
Front End Development
Front end development berfokus untuk membangun tampilan halaman depan website yang bisa membantu pengguna menggunakan website dan mencari informasi dengan mudah. Front end development menggunakan 3 bahasa pemrograman untuk membanguan website yaitu: html,css dan javascript. Selain 3 bahasa pemrograman tadi frontend web development juga harus memastikan website memiliki tampilan yang responsif. Sehingga apapun perangkat yang mau digunakan, tampilan website akan tampak rapi dan bisa menyesuaikan dengan ukuran layar perangkat. Maka dari itu, frontend web development juga harus bisa menggunakan framework js seperti angular,vue dan react. Dengan menggunakan framework js ini, frontend web development bisa lebih mudah dalam mengembangkan tampilan ui website dengan lebih menarik dan profesional. 
Back End Development
Backend development berfokus pada membangun website tampilan belakang berupa server,database,enkripsi keamanan dan api. Untuk melakukan proses pengembangan web dari sisi backend, kamu harus menguasai bahasa pemrograman untuk sisi server, seperti PHP, Python, dan SQL.  Di backend development  juga terdapat berbagai banyak jenis framework yang perlu dikuasai oleh developer seperti laravel, codeIgniter,node js,dan django. Sama halnya seperti frontend, framework di backend development juga berfungsi untuk untuk penyimpanan data, dan interaksi server di sisi server, mempermudah workflow di dalam pengerjaan website, mengingat framework sudah memiliki kerangka dan struktur yang berguna untuk pembuatan website.

Full Stack Development
Full stack development berfokus untuk melakukan pekerjaan membangun seluruh lapisan sebuah situs web dimulai dari penggabungan front end dan back end, serta menggunakan berbagai semua framework untuk membuat website yg lebih responsif. Dan full stack development harus bisa melakukan memperbaiki bug,penambahan fitur baru,dan troubleshooting.

UI/UX Design
ui/ux design bertujuan untuk membuat tampilan design berupa website,software,dan aplikasi khusus mobile. ui/ux design ini terdiri dari user interface untuk tampilan aplikasi dan user experience untuk prototype desain yg sudah dibuat. Untuk membuat ui/ux design ini menggunakan figma,balsamiq,adobe xd dll. ui/ux design juga membuat wireframe untuk dijadikan mapping pada pembuatan design yg akan diimplementasikan.

Dev Ops Engineering
Dev ops engineering ini memiliki tujuan untuk memungkinkan pengembangan perangkat lunak merilis perangkat lunak berkualitas tinggi dengan kecepatan lebih tinggi dan pada tingkat yang melampaui ekspektasi pelanggan. Untuk melakukan pengembangan pada dev ops engineering menggunakan software git,docker,gitlab dan gradle. Selain itu, DevOps membantu menyederhanakan keseluruhan proses pengembangan, menumbuhkan budaya komunikasi, kolaborasi, dan umpan balik yang berkelanjutan

Dari penjelasan 5  jenis bidang pada web development ini dapat melihat jelas bahwa Web development sangat luas dalam hal bidang tiap jobdesk yg akan dikembangkan.

Tugas Web Development
Web development memiliki tugas pada proses kerja dalam perancangan website dan memiliki tanggung jawab pada tugas yang akan dijalankan pada development yg akan membangun aplikasi website. Berikut penjelasan tugas web development:

Merancang UI Website
Tugas pertama untuk menjadi web development membuat tampilan pada ui yg akan dikembangkan menjadi website. Biasanya ini merupakan tugas front end yg menjadi tahap awal untuk merancang situs website.

Membuat Database Website
Database juga memiliki peran penting dalam menyimpan data dan menginput data pada user tertentu ke dalam website yang sudah dibuat. Oleh karena itu membuat database merupakan tugas back end yang mengacu pada server dan pembuatan data yg akan disimpan jika ingin menginput identitas user dan beberapa tabel lainnya.

Membuat Design Website
Web development juga harus membuat design pada website yang akan dikembangkan menjadi website terutama bagian pada  front end. Tugas ini merupakan bagian dari ui/ux design yang akan membuat design ui dan prototyping pada ux yang sudah dikembangkan. Design website ini juga bisa memastikan tampilan website yg lebih rapi dan responsif.

Testing
Setelah website sudah selesai dikembangkan bagian testing atau menguji website juga perlu dilakukan agar bisa mengecek bagian halaman web apa yang eror dan fitur website apa yang masih kurang. Tujuan ini dilakukan untuk memaksimal pengembangan dan memperbaiki error pada website.

Memastikan Keamanan Pada website
Setelah melakukan testing jangan lupa juga untuk mengembangkan keamanan pada website yang sudah diuji supaya bisa terhindar dari serangan cyber atau hacker. Untuk bisa memaksimalkan keamanan pada website harus menggunakan password yang kuat,membatasi akses pengguna,menggunakan https dan ssl yg sudah bersertifikat.
Dengan hal ini website yang sudah dikembangkan akan jauh lebih baik dan aman.

Demikian itu 5 tugas pada web development yang ingin mengembangkan website lebih maksimal dan efisien.

 

Artikel Terbaru